Bencana Angin Kencang

Hujan Deras Sebabkan Air Bah dan Pohon Tumbang, 3 Rumah Rusak dan 6 Ladang Tertimbun Lumpur

Hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Bangli pada Senin (14/1) berdampak pada sejumlah kejadian bencana.

Hujan Deras Sebabkan Air Bah dan Pohon Tumbang, 3 Rumah Rusak dan 6 Ladang Tertimbun Lumpur
TRIBUN BALI/MUHAMMAD FREDEY MERCURY
Salah satu bangunan rumah di pekarangan milik I Wayan Diari yang tertipa pohon kelapa dan pohon enau. Senin (14/1/2019). 

Hujan Deras Sebabkan Air Bah dan Pohon Tumbang, 3 Rumah Rusak dan 6 Ladang Tertimbun Lumpur

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Bangli pada Senin (14/1) berdampak pada sejumlah kejadian bencana.

Seperti di wilayah Desa Terunyan, Kintamani, hujan deras disertai angin menyebabkan air bah yang membawa material tanah dan lumpur hingga menimbun akses jalan dan lahan pertanian sekitar.

Berdasarkan informasi, enam lahan pertanian yang tertimbun material tanah dan lumpur terjadi di wilayah Banjar Cemaralandung, Desa Terunyan, Kintamani.

Selain itu, material tanah dan lumpur juga menutup akses jalan sekitar setinggi 50 sentimeter.

Perbekel Desa Terunyan, I Wayan Arjana menjelaskan musibah air bah yang terjadi pada Senin (14/1/2019) diketahui sekitar pukul 14.50 WITA.

Musibah ini merupakan dampak kebakaran hutan pada bulan Oktober tahun 2018 lalu.

Terlebih kebakaran itu menyebabkan aliran Tukad (sungai) Cemara tersumbat, sehingga air mencari jalan lain dan berdampak pada pemukiman warga.

“Ada sekitar 20 meter material tanah dan batu dari Bukit Abang yang ikut hanyut akibat air bah."

"Setidaknya ada enam ladang masyarakat yang tertimbun material longsor."

"Selain itu, tiga rumah warga juga terkena material tanah setinggi kurang lebih 1,5 meter, serta akses jalan yang tertimbun dengan ketinggian kurang lebih 50 sentimeter, dengan panjang jalan yang tertimbun sekitar 200 meter ” ujarnya.

Atas musibah alam yang terjadi, diakui tidak menyebabkan korban jiwa. Walau demikian, pihaknya berharap instansi terkait segera memberikan bantuan berupa dua alat berat untuk mengevakuasi material tanah, lumpur, serta batuan yang menutup akses jalan sekitar.  (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved