Soal Pengenaan Kontribusi Wisatawan, Ada Usulan Dikenakan Hanya pada Wisatawan Mancanegara

Meski sebagai pulau dengan gemerlap pariwisata, nyatanya pendapatan asli daerah (PAD) terbesar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali bukan dari sana

Soal Pengenaan Kontribusi Wisatawan, Ada Usulan Dikenakan Hanya pada Wisatawan Mancanegara
Humas DPRD Bali
Gubernur Bali, Wayan Koster saat hadir di rapat paripurna DPRD Bali, Senin (14/1/2019) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Meski sebagai pulau dengan gemerlap pariwisata, nyatanya pendapatan asli daerah (PAD) terbesar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali bukan dari sana, tetapi berasal dari pajak kendaraan bermotor.

Di satu sisi Pemprov Bali dalam hal ini Gubernur Bali, Wayan Koster mengingikan ruang piskal menjadi lebih besar.

Menurutnya, guna melebarkan ruang piskal tersebut tidak bisa dilakukan melalui pajak kendaraan bermotor karena akan memperparah kemacetan.

Oleh karena itu, dirinya mencari ide lain guna menambah ruang piskal tersebut dengan cara mengenakan kontribusi kepada wisatawan yang datang ke Bali.

Guna mendorong hal tersebut, Gubernur Koster mengusulkan Raperda tentang kontribusi wisatawan untuk pelestarian lingkungan alam dan budaya Bali.

Dalam Raperda yang diajukan oleh Gubernur Koster pada rapat paripurna ke-19 masa persidangan III, Rabu (19/12/2018) lalu, wisatawan mancanegara akan dikenakan sebanyak 10 dollar sementara untuk domestik Rp. 25 ribu.

Baca: Raperda Desa Adat Yang Baru : Akan Jadi Kewenangan Provinsi Dan Singkatan LPD Akan Berubah

Baca: Kontribusi Wisatawan Diusulkan Dapat Masuk ke Subak

Baca: Wacanakan Biaya Kontribusi Bagi Turis yang ke Bali, Koster: Turis Bayar 10 Dolar, Lokal Rp 10 Ribu

Meski demikian, nyatanya rencana Gubernur Koster ini seperti berubah.

Dalam rapat paripurna DPRD Bali, Senin (14/1/2019) dirinya mengusulkan untuk dilakukan perubahan terkait kontribusi tersebut dengan hanya mengenakannya pada wisatawan mencanegara, sementara yang domestik tidak dikenakan.

Perubahan ini terkait dengan adanya masukan dari salah satu menteri, namun Gubernur Koster enggan membocorkan nama menteri tersebut.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved