Polisi Undang Orangtua Bayi ke Polsek Kota Singaraja, Tempuh Jalur Kekeluargaan

Polisi ingin menyelesaikan secara kekeluargaan kasus pembuangan bayi laki-laki di depan Tempat Penitipan Anak (TPA) Lilahita, Buleleng

Polisi Undang Orangtua Bayi ke Polsek Kota Singaraja, Tempuh Jalur Kekeluargaan
Tribun Bali/Ratu Ayu
Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Polisi ingin menyelesaikan secara kekeluargaan kasus pembuangan bayi laki-laki di depan Tempat Penitipan Anak (TPA) Lilahita, Kelurahan Banjar Tegal, Kecamatan Buleleng.

Polisi menunggu iktikad baik orangtua bayi mendatangi Polsek Kota Singaraja.

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma mengatakan, pihaknya justru ingin mengundang ibu dari bayi tersebut untuk datang ke Polsek Kota Singaraja.

Ia ingin mendengarkan secara langsung alasan mengapa pelaku tega membuang bayinya di depan TPA Lilahita.

"Kami punya cara berbeda. Kami justru membuka lebar pintu Polsek dan mengundang  ibu dari bayi itu untuk datang. Kami lihat dari segi kemanusiaan. Kami utamakan perkembangan bayi ini dulu, mungkin butuh asi ibunya. Semua akan kami bicarakan nanti dengan ibunya," kata dia, Senin (14/1/2019).

Kompol Wiranata menilai, ibu dari bayi tersebut tidak memiliki niat untuk membunuh sang bayi usai dilahirkan. Hal ini terlihat saat bayi itu justru dibuang di Tempat Penitipan Anak.

"Saya yakin ada kondisi tertentu yang membuat si ibu harus berpisah dengan anaknya, mungkin ada masalah sosial. Namun saya lihat ibunya sangat sayang dengan bayi ini karena bayinya itempatkan di TPA, pasti ada yang menemukan dan ada yang rawat. Beda dengan dibuang di got atau tempat sampah. Makanya perlakuan kami akan berbeda," jelasnya.

Sementara bayi berjenis kelamin laki-laki itu sebut Kompol Wiranata telah dititipkan di Klinik Polres Buleleng.

"Saya lihat banyak polemik jika dititipkan di rumah sakit lain. Banyak yang sudah mau mengadopsi sementara kami belum serahkan ke Dinas Sosial. Sekarang bayi itu kan masih tanggung jawab kami, makanya kami bawa ke Klinik Polres Buleleng saja dulu," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Banjar Tegal, Kecamatan Buleleng, dihebohkan dengan penemuan bayi laki-laki, Rabu (9/1/2019) pukul 05.15 Wita.

Bayi malang tersebut  dibuang tepat di depan Tempat Penitipan Anak  Lilahita, Kelurahan Banjar Tegal.

Saat ditemukan kondisi bayi dalam keadaan sehat, terbungkus kain, dan diletakkan di dalam kardus minuman kemasan.  Di dalam kardus juga ditemukan uang tunai sebesar Rp 200 ribu. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved