Sang Ibu Kaget Lihat Chat Tak Pantas Anak Perempuannya, dari Sana Fakta Perkosaan Pun Terungkap

Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu, Iptu Siko menjelaskan, kronologis pencabulan seorang pelajar di salah satu sekolah tingkat SMA di Putussibau

Sang Ibu Kaget Lihat Chat Tak Pantas Anak Perempuannya, dari Sana Fakta Perkosaan Pun Terungkap
tribunnews
ilustrasi: Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu, Iptu Siko menjelaskan, kronologis pencabulan seorang pelajar di salah satu sekolah tingkat SMA di Putussibau yang masih di bawah umur, oleh tiga pemuda dari Kecamatan Bika. 

Sang Ibu Kaget Lihat Chat Tak Pantas Anak Perempuannya, dari Sana Fakta Perkosaan Pun Terungkap

TRIBUN-BALI.COM, KAPUAS HULU - Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu, Iptu Siko menjelaskan, kronologis pencabulan seorang pelajar di salah satu sekolah tingkat SMA di Putussibau yang masih di bawah umur, oleh tiga pemuda dari Kecamatan Bika.

"Pada hari Sabtu (12/1/2019) pukul 18.00 WIB, korban pergi keluar rumah yang dijemput temannya bernama FI (cewek) menggunakan sepeda motor pergi ke Cafe JN. Sebelum berangkat korban izin pamit ke orangtuanya," ujarnya, Selasa (15/1/2019).

Namun sekitar pukul 20.00 WIB, orangtuanya mencoba menghubungi handphone korban tersebut.

Tetapi handphone korban tidak aktif.

Baca: Foto-foto Pemain Bali United Santap Menu Latihan Perdana dari Coach Teco

Baca: Grand New Xenia Siap Mengaspal di Bali, Ini Kelebihan yang Diunggulkan

Baca: Siswi SMA Kembali Jadi Korban Perkosaan, 3 Pelaku Menggilir Korban di 2 Lokasi Berbeda

"Orangtua korban berusaha mencari ke Cafe JN, ternyata korban tidak ada di kafe tersebut," ucapnya.

Kemudian orangtua korban, melanjutkan untuk mencari ke kafe-kafe lain, tetapi tetap tidak menemukan anaknya tersebut. Lalu orangtua korban pulang kerumah.

"Ketika pada Hari Minggu (13/1/2019) pukul 15.00 WIB, orangtua korban bersama keluarganya menuju Kepolsek Bika, untuk meminta bantuan mencari anak pelapor," ujarnya.

Baca: Soal Merokok Dibahas Serius, Seluruh Sopir Angkot di Klungkung Dikumpulkan, Sanksi Tegas Menanti

Baca: BREAKING NEWS-Dinkes Tabanan Tetapkan KLB Diare, Jumlah Korbannya Sudah Ratusan Orang

Baca: JNE Resmi Naikkan Tarif 10%-40% Mulai Hari Ini, Begini Dalih dari Manajemen

Kemudian sampai pukul 17.30 WIB, orangtua korban mendapatkan kabar kalau korban tersebut sudah berada di rumah keluarganya.

Mendapat kabar itu, orangtua langsung menuju ke rumah itu, di Jl Ahmad Dogom Kecamatan Putussibau Utara.

Halaman
123
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved