Harga Daging Ayam Boiler dan Telur Ayam Ras Turun, Berikut Daftarnya di Empat Pasar di Denpasar

Berdasarkan informasi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali, ada dua bahan pokok yang mengalami penurunan harga

Harga Daging Ayam Boiler dan Telur Ayam Ras Turun, Berikut Daftarnya di Empat Pasar di Denpasar
Tribun Bali / Busrah Hisam Ardans
(Ilustrasi. Foto tidak terkait berita) Komang Elis melayani pembeli telur di jongkonya di Pasar Badung Baru, Selasa (17/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rabu (16/1/2019), berdasarkan informasi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali, ada dua bahan pokok yang mengalami penurunan harga.

Kedua bahan pokok tersebut yakni daging ayam boiler dan telur ayam ras.

Penurunan harga pada daging ayam ras disebutkan karena produksi stok/pasokan bertambah sehingga harga mulai turun.

Harga daging ayam boiler turun sebesar Rp 1.000 perkilo.

Pada Selasa (15/1/2019) kemarin, harga daging ayam boiler Rp 38.750 perkilo, dan pada Rabu (16/1/2019) turun menjadi Rp 37.750 perkilo.

Pasar Badung rata-rata menjual komoditas ini dengan harga Rp 37 ribu perkilo, pasar Nyanggelan Rp 39 ribu perkilo, pasar Kreneng Rp 37 ribu perkilo, dan pasar Agung Rp 38 ribu perkilo.

Harga telur ayam ras turun sebesar Rp 800 perkilo.

Pada Selasa (15/1/2019) kemarin, harga telur ayam ras Rp 24.800 perkilo, dan pada Rabu (16/1/2019) turun menjadi Rp 24 ribu perkilo.

Pasar Badung rata-rata menjual komoditas ini dengan harga Rp 24 ribu perkilo, pasar Nyanggelan Rp 24 ribu perkilo, pasar Kreneng Rp 24 ribu perkilo, dan pasar Agung Rp 21.200 perkilo.

Penurunan harga telur ayam ras disebutkan karena produksi telur meningkat sehingga harga turun di pasaran.(*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved