Rudenim Denpasar Sosialisasi di Kampus Politeknik Negeri Bali

Kuliah Umum yang digelar dalam rangka menyambut Hari Bhakti Imigrasi yang ke-69 (26 Januari 2019) itu diikuti 75 mahasiswa

Rudenim Denpasar Sosialisasi di Kampus Politeknik Negeri Bali
Istimewa/Staf Rudenim Denpasar
Kepala Rudenim Denpasar, Dr Saroha Manullang SH SE MM memberikan kuliah umum di Politeknik Negeri Bali di Jimbaran, Badung, Bali, Selasa (15/1/2019). 

Rudenim Denpasar Sosialisasi di Kampus Politeknik Negeri Bali
Laporan Reporter Tribun Bali, Kander Turnip

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar bekerjasama dengan Politeknik Negeri Bali menggelar Kuliah Umum Tentang Keimigrasian, di Aula Kampus Politeknik Negeri Bali di Jimbaran, Badung, Bali, Selasa (15/1/2019).

Kuliah Umum yang digelar dalam rangka menyambut Hari Bhakti Imigrasi yang ke-69 (26 Januari 2019) itu diikuti 75 mahasiswa dan dibuka Pembantu Direktur III PNB, I Gusti Ngurah Bagus Catur Bawa ST MKom.

Kepala Rumah Detensi Imigrasi Denpasar, Dr Saroha Manullang SH SE MM menjelaskan, kegiatan itu bertujuan memperkenalkan Imigrasi kepada masyarakat, khususnya ke perguruan tinggi dan sekolah-sekolah lainnya.

Hal ini sangat diperlukan sebagai sarana untuk mensosialisasikan tentang peraturan keimigrasian.

Dalam kuliah umum tersebut juga dibuka sharing kendala/masalah yang dihadapi dalam mengurus dokumen yang berkaitan dengan keimigrasian

Dalam kuliah umum ini rombongan dari Rumah Detensi Imigrasi Denpasar juga melibatkan semua pejabat struktural eselon IV dan beberapa Kepala Sub Seksi serta analis keimigrasian yang secara bergantian diberikan kesempatan oleh Kepala Rudenim untuk menyampaikan paparanya terkait dengan tugas dan fungsi Imigrasi dan hal-hal yang sudah dilakukan Imigrasi di Indonesia, khususnya di Bali sesuai dengan fungsi keimigrasian.

Perguruan tinggi dipilih karena para mahasiswa dianggap lebih intelek karena masih berada di ruang lingkup pendidikan sehingga diharapkan sosialisasi Keimigasian bisa lebih efektif.

Melalui kegiatan kuliah umum ini, pimpinan dan seluruh pejabat struktural Rumah Detensi Imgrasi Denpasar, bahkan Direktorat Jenderal Imigrasi sangat mengharapkan masukan dalam meningkatkan pelayanan keimigrasian yang berlandaskan HAM dengan kasih sayang sebagai wujud dan aplikasi dalam memperingati hari bakti Imigrasi ke-69.

“Imigrasi menganut asas selective policy. Artinya, hanya orang bermanfaat yang dapat masuk wilayah Indonesia. Harus diketahui, apa aktivitasnya dan kegiatannya di dalam negeri. Itu yang kita awasi. Jika terjadi pelanggaran, kita berkoordinasi dengan instasi terkait sesuai bidang tugas masing-masing,” ujar Saroha Manullang.

Pada kesempatan itu juga diinformasikan kesiapan dan komitmen seluruh ASN Rudenim Denpasar yang membawahkan wilayah Bali dan NTB, untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi yang sudah dideklarasikan sebagai zona integritas menuju WBK/WBBM beberapa waktu yang lalu sekaligus sudah menandatangani fakta integritas.

Dalam kegiatan itu terlihat jelas antusiasme peserta dalam bertanya tentang tugas, fungsi maupun permasalahan yang terjadi menyangkut Keimigrasian.

Kegiatan kuliah umum tersebut ditutup dengan penyerahan cinderamata yang diterima oleh Pembantu Direktur III Politeknik Negeri Bali I Gusti Ngurah Bagus Catur Bawa ST MKom. (*)

Penulis: Kander Turnip
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved