Kades Baha Ajukan Pembelaan Usai Dituntut 5 Tahun, Tilep Uang APBDes Rp 1 Miliar

I Putu Sentana (57) akan mengajukan pledoi tertulis menanggapi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntutnya dengan hukuman 5 tahun

Kades Baha Ajukan Pembelaan Usai Dituntut 5 Tahun, Tilep Uang APBDes Rp 1 Miliar
Tribun Bali/Putu Candra
Koordinasi - Putu Sentana saat berdiskusi dengan penasihat hukumnya usai dituntut 5 tahun penjara oleh tim jaksa, Rabu (16/1/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - I Putu Sentana (57) akan mengajukan pembelaan (pledoi) tertulis menanggapi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntutnya dengan hukuman 5 tahun penjara.

Terdakwa yang menjabat sebagai Perbekel atau Kepala Desa Baha, Badung ini mengikuti sidang tuntutan lantaran diduga menilep uang APBDes Baha Rp 1 miliar lebih.

"Terima kasih Yang Mulia. Atas tuntutan jaksa penuntut, dan setelah berdiskusi dengan terdakwa, kami akan mengajukan pembelaan secara tertulis. Mohon waktu seminggu," ujar I Gusti Putu Suwena selaku penasihat hukum terdakwa di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Rabu (16/1/2019).

Tim jaksa dalam pembacaan surat tuntutan menyatakan, terdakwa Putu Sentana dinilai bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

"Menuntut supaya majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan, menjatuhkan pidana kepada terdakwa I Putu Sentana dengan pidana penjara selama lima tahun, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan," tegas Jaksa IB Putu Swadharma Putra didampingi Jaksa Ni Wayan Erawati Susina.

Terdakwa dikenakan tuntutan denda Rp 200 juta, subsider tiga bulan kurungan.

Serta dikenakan pidana tambahan.

"Membayar uang pengganti sebesar Rp 1. 006.633.856.95. Apabila uang pengganti tidak dibayar, maka diganti dengan pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan (2,5 tahun). Dan memerintahkan agar terdakwa tetap berada dalam tahanan," imbuh Jaksa Swadharma Putra.

Sebelumnya, perbuatan terdakwa Putu Sentana yang dilakukan pada tahun anggaran 2016 sampai dengan April 2017.

Dipaparkan tim jaksa dalam surat dakwaan, pada tahun anggaran 2016, Desa Baha menerima dana Rp 7,8 miliar lebih yang bersumber dari beberapa pos pendapatan.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved