Loader Rusak Saat Terjadi Bencana, Pemkab Kewalahan Tangani Bencana karena Minim Alat Berat

Minimnya ketersediaan alat berat memberi dampak pada penanganan bencana yang bersifat darurat

Loader Rusak Saat Terjadi Bencana, Pemkab Kewalahan Tangani Bencana karena Minim Alat Berat
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Gotong royong - Warga Banjar Cemaralandung, Desa Terunyan, Kintamani gotong royong membersihkan lumpur yang terbawa air bah, Selasa (15/1/2019). Pengendara kesulitan melintasi jalan yang tertimbun material. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pemkab Bangli kekurangan alat berat.

Ini menjadi penyebab di balik batalnya bantuan ke Desa Terunyan, Kitamani usai diterjang air bah.

Semestinya Kabupaten Bangli memiliki empat unit dari dua jenis alat berat.

Minimnya ketersediaan alat berat memberi dampak pada penanganan bencana yang bersifat darurat.

Terlebih diketahui secara geografis, wilayah Bangli sangat berpotensi terjadi bencana pohon tumbang dan tanah longsor mengingat banyaknya perbukitan.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRKim) Bangli, I Made Soma mengatakan, pemkab hanya memiliki tiga jenis alat berat di antaranya satu unit buldozer, satu unit loader, serta dua unit ekskavator.

Sedangkan untuk penanganan bencana, hanya loader dan ekskavator saja yang bisa digunakan.

“Semestinya untuk loader, kami memiliki dua unit. Namun satu unit mengalami kerusakan berat dan tidak bisa dilakukan perbaikan. Satu unit yang saat ini kerap digunakan itu pengadaan tahun 2015,” katanya, Rabu (16/1/2019).

Soma juga tidak menampik minimnya alat berat milik daerah yang tersedia, membuat kewalahan tatkala alat berat ini dibutuhkan.

Seperti kejadian saat bencana longsor di Banjar Cemaralandung, Desa Terunyan yang saat itu bertepatan dengan rusaknya alat berat jenis loader serta masih dalam perbaikan di wilayah Klungkung.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved