Bulan Bahasa Bali Digelar Pertama Kali Februari Mendatang, Ini yang Diinginkan Koster

Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali pertama kalinya akan diadakan pada Februari 2019 mendatang.

Bulan Bahasa Bali Digelar Pertama Kali Februari Mendatang, Ini yang Diinginkan Koster
Humas Pemprov Bali
Gubernur Bali, Wayan Koster saat menerima Panitia Kegiatan Bulan Bahasa Bali 2019 di ruang kerjanya, Jumat (18/1/2019). 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali pertama kalinya akan diadakan pada Februari 2019 mendatang.

Hal ini sebagai salah satu implementasi dari Peraturan Gubernur (Pergub) Bali No. 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali.

Dalam Pergub tersebut diatur bahwa harus dilaksanakan Bulan Bahasa Bali pada Februari setiap tahunnya.

Selain Bulan Bahasa Bali, sebelumnya juga sudah dilaksanakan penggunaan Bahasa Bali setiap hari Kamis, maupun penggunaan aksara Bali pada papan nama instansi.

Pembukaan Bulan Bahasa Bali direncanakan tanggal 1 Februari 2018 dan akan ditandai dengan kegiatan Nyurat Aksara Bali secara massal.

Hal itu dilaporkan oleh Ketua Panitia Kegiatan Bulan Bahasa Bali 2019, Gede Nala Antara saat beraudiensi dengan Gubernur Bali, Wayan Koster di ruang kerjanya, Jumat (18/1/2019).

Kegiatan-kegiatan lainnya yang akan digelar pada Bulan Bahasa Bali ini di antaranya seminar, lomba dan pemberian penghargaan.

“Kami pastikan selama kegiatan yang diikuti oleh peserta Kabupaten/Kota se-Bali baik dari kalangan siswa, kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), maupun masyarakat umum akan menggunakan Bahasa Bali secara penuh, media yang meliput pun kami harapkan wajib menggunakan bahasa Bali,” ujar Nala Antara.

Baca: DPRD dan Penyuluh Bahasa Bahas Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali Februari 2019 Mendatang

Baca: TRIBUN WIKI - 13 Ucapan Selamat Galungan dan Kuningan dalam Bahasa Bali

Baca: Bahasa Bali Semakin Tergerus, Orangtua Jarang Mengajarkan, Generasi Muda Enggan Mabasa Bali

Ia juga mengatakan bahwa persiapan sudah pada tahap final dan sosialisasi ke Kabupaten/Kota sudah dilaksanakan secara bertahap.

Sementara itu, Gubernur Koster berharap dengan semakin intensnya penerapan Pergub tersebut, terutama berupa kegiatan Bulan Bahasa Bali, dapat semakin memperkuat pelestarian bahasa daerah Bali yang menjadi identitas orang Bali.

“Saya berharap kegiatan ini bisa semakin mempekuat jati diri orang Bali, yang menghargai bahasa daerahnya sendiri dengan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia pun mengharapkan pihak panitia Bulan Bahasa Bali ini mempersiapkan kegiatan secara matang.

Gubernur Koster juga meminta kepada panitia untuk menyosialisasikan kegiatan tersebut ke masyarakat.

“Mulai sosialisasikan ke media-media, maupun disebarluaskan melalui media sosial agar masyarakat bisa mendukung pelaksanaannya,” ujarnya lagi.

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved