Ketut Santun Khawatir Api Hanguskan Bangunan Rumah, Usaha Pembuatan Kasur Kapuk Kebakaran

Kejadian kebakaran menimpa sentra usaha kasur dan bantal yang terbuat dari kapuk

Ketut Santun Khawatir Api Hanguskan Bangunan Rumah, Usaha Pembuatan Kasur Kapuk Kebakaran
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Usaha pembuatan kasur kapuk di Desa Tegak, Klungkung mengalami kebakaran, Jumat (18/1/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Kejadian kebakaran menimpa sentra usaha kasur dan bantal yang terbuat dari kapuk, di Banjar Kaja Kauh, Desa Tegak, Klungkung, Jumat (18/1/2019).

Kejadian ini sempat membuat warga panik, karena api sangat cepat melalap kapuk yang sebelumnya telah dibungkus dengan karung.

Pemilik usaha tersebut, Ketut Santun (55) menjelaskan, kejadian kebakaran itu terjadi sekitar pukul 10.00 Wita.

Saat kejadian Ketut Santun baru datang dari pasar dan sedang menyiram bunga di sanggah.

Namun perhatian lalu tertuju pada api yang sudah berkobar di gudang penyimpanan kapuk, sebagai bahan baku kasur/bantal.

"Apinya sangat cepat berkobar, menghanguskan dinding yang terbuat dari bedeng (ulatan bambu)," ujar Ketut Santun

Khawatir api menyebar ke bangunan rumah, Santun lalu teriak minta tolong dan warga setempat segera datang untuk melakukan pemadaman dengan alat-alat seadanya.

"Ada bawa ember, ada selang, ada juga yang menghubungi pemadam kebakaran," jelasnya.

Kurang dari 10 menit, pemadam kebakaran tiba di TKP.

Petugas sempat kesulitan memadamkan api karena material yang terbakar merupakan kapuk.

Proses pemadaman api pun berlangsung sekitar 1,5 jam.

"Beruntung petugas damkar cepat sampai, jika tidak bangunan rumah bisa terbakar juga. Kerugiannya sekitar Rp 8 juta, karena kapuk semuanya terbakar," ungkapnya. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved