Luncurkan 4 Pergub dan RUU, Gubernur Koster Harap Dukungan Penuh dari Masyarakat

Saat ini Gubernur Koster telah mengeluarkan 4 Pergub sejak masa kepemimpinannya

Luncurkan 4 Pergub dan RUU, Gubernur Koster Harap Dukungan Penuh dari Masyarakat
Humas Pemprov Bali
Gubernur Bali, Wayan Koster saat hadir dan melaksanakan persembahyangan panyineban serangkaian Karya Agung Tribhuwana Panca Wali Krama, Pura Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Betara Mpu Ghana, Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Kamis (17/1/2019) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali, Wayan Koster membeberkan sejumlah Peraturan Gubernur (Pergub) yang telah dikeluarkannya.

Saat ini Gubernur Koster telah mengeluarkan 4 Pergub, yakni Pergub No. 79 Tahun 2018 Tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali dan Pergub No. 80 Tahun 2018 Tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali.

Selain itu, juga dikeluarkan Pergub No. 97 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai, serta Pergub No. 99 Tahun 2018 Tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mengimplementasikan ke empat Pergub tersebut. Ini semua untuk kebaikan dan keberlangsungan Bali ke depan, semua ini tidak akan berjalan jika tidak mendapat dukungan penuh dari masyarakat," kata Gubernur Koster.

Hal itu disampaikan Gubernur Koster saat melaksanakan persembahyangan Panyineban serangkaian Karya Agung Tribhuwana Panca Wali Krama, Pura Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Betara Mpu Ghana, Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Kamis (17/1/2019) pagi.

Tak hanya itu, Koster juga mengatakan telah merampungkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Provinsi Bali, yang selanjutnya akan diperjuangkan ke pusat sehingga nantinya dapat segera disahkan menjadi Undang-Undang.

Menurut Koster, RUU tersebut untuk menjaga pembangunan Bali agar tetap eksis dan berkelanjutan untuk generasi yang akan datang.

Menurutnya, regulasi berupa RUU yang secara khusus mengatur Provinsi Bali itu salah satu langkah urgen yang harus segera dilakukan guna memproteksi Bali.

Dengan adanya UU itu, kata dia, nantinya seluruh wilayah dengan segala sumber dayanya diharapkan dapat dikelola dengan lebih baik.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved