Pemilihan Ketua Osis Ala Pilpres di SMK Prada Badung - Ada yang Coblos Semua, Ada yang Dikosongkan

Pemilihan untuk mencari generasi kepengurusan baru OSIS SMK Prada Badung tahun 2019-2020 ini dilangsungkan dan dikemas selaiknya ajang Pilpres

Pemilihan Ketua Osis Ala Pilpres di SMK Prada Badung - Ada yang Coblos Semua, Ada yang Dikosongkan
Tribun Bali/Rizal Fanany
Siswa mengikuti pemilihan OSIS dengan menggunakan perangkat alat pencoblosan milik KPU Badung di Aula SMK Prada, Jalan Mudutaki, Denpasar, Sabtu (19/1/2019). Pemilihan secara langsung ini bertujuan memberikan edukasi pada pencoblos pemula dalam menentukan hak suara. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemilihan Ketua Osis diseting layaknya pemilihan presiden (pilpres). Tinta celup, sampai bilik suara dibuat semirip mungkin.

Kotak suara langsung pinjam KPU. Layaknya pemilu, ada juga pemilih yang iseng dengan mencoblos semua calon.

Ada yang unik dari ajang pemilihan ketua OSIS di SMK Pariwisata Dalung (Prada) yang berlangsung pada Sabtu (19/1/2019).

Pasalnya, pemilihan untuk mencari generasi kepengurusan baru OSIS tahun 2019-2020 ini dilangsungkan dan dikemas selaiknya ajang Pemilihan Presiden (Pilpres).

Siswa mengikuti pemilihan OSIS dengan menggunakan perangkat alat pencoblosan milik KPU Badung di Aula SMK Prada, Jalan Mudutaki, Denpasar, Sabtu (19/1/2019). Pemilihan secara langsung ini bertujuan memberikan edukasi pada pencoblos pemula dalam menentukan hak suara.
Siswa mengikuti pemilihan OSIS dengan menggunakan perangkat alat pencoblosan milik KPU Badung di Aula SMK Prada, Jalan Mudutaki, Denpasar, Sabtu (19/1/2019). Pemilihan secara langsung ini bertujuan memberikan edukasi pada pencoblos pemula dalam menentukan hak suara. (Tribun Bali/Rizal Fanany)

Balai Pertemuan SMK Prada disulap menjadi Tempat Pemungutan Suara (TPS). Seperangkat alat pencoblosan mulai bilik suara, surat suara hingga tinta celup dihadirkan di SMK Pariwisata Dalung (Prada).

Diketahui, sebanyak 860 siswa dari kelas XI hingga XII turut memeriahkan pesta demokrasi ini dengan mencoblos masing-masing pilihannya.

Ketua Pembina OSIS SMK Prada, Putu Agus Sutena mengatakan konsep Pemilu OSIS (Pilsus) ini diakui dia memang dibuat semirip mungkin dengan ajang Pilpres baik dari segi teknis, fasilitas hingga mekanisme.

Bahkan, masing-masing kandidat calon ketua juga melangsungkan kampanye selama sehari penuh. 

"Kampanyenya sudah kemarin. Bedanya di Pilsis (pemilihan OSIS) ini tidak ada debat. Untuk surat suara juga kita bikin sendiri sederhana," paparnya ditemui Tribun Bali, Sabtu (19/1/2019).

Pilsis ini, kata dia, sekaligus menjadi ajang edukasi kepada siswa mengenal pendidikan politik dan demokrasi sedari dini.

Halaman
12
Penulis: eurazmy
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved