Warga Gelar Mitigasi Spiritual 'Pesapu-sapuh', Penanganan Bencana Hari Ketiga Baru 40 Persen

Ratusan masyarakat dari dua desa, yakni Abang Batudinding dan Abang Songan menggelar mitigasi spiritual dengan melangsungkan upacara pesapu-sapuh

Warga Gelar Mitigasi Spiritual 'Pesapu-sapuh', Penanganan Bencana Hari Ketiga Baru 40 Persen
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Ratusan masyarakat dari dua desa saat mengikuti upacara pesapu-sapuh di jalur menuju Banjar Dukuh, Desa Abang Batudinding. Minggu (20/1/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Ratusan masyarakat dari dua desa, yakni Abang Batudinding dan Abang Songan, Kintamani terlihat memenuhi jalan raya menuju Banjar Dukuh, Desa Abang Batudiding, Minggu (20/1/2019).

Dimulai pukul 11.00 Wita, ratusan warga dari dua dusun di dua desa itu menggelar upaya mitigasi spiritual.

Mitigasi spiritual dilangsungkan dalam bentuk upacara keagamaan.

Oleh warga sekitar, upacara itu disebut Pesapu-sapuh.

Kepala Dusun Dukuh, Desa Abang Batudinding, Nyoman Tilem saat ditemui disela-sela pelaksanaan upacara menerangkan, digelarnya upacara yadnya tidak lain untuk memohon agar musibah longsor di Bukit Abang tidak lagi terjadi.

“Dalam kepercayaan kami, upacara Pesapu-sapuh bertujuan untuk menghilangkan malapetaka. Disamping itu, melalui upacara ini kami juga nunas sica ring Ida Sang Hyang Widi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) untuk keselamatan, agar kedepannya masyarakat yang melintas di titik longsor terhindar dari mara bahaya,” ujarnya.

Pelaksanaan upacara pesapu-sapuh, lanjut Tilem, dilangsungkan oleh warga dari dua dusun di dua desa berbeda.

Yakni Dusun Dukuh, Desa Abang Batudinding dengan total 198 KK, serta Dusun Abang, Desa Abang Songan dengan 38 KK.

Sementara Perbekel Desa Abang Batudinding, I Made Diksa mengungkapkan, digelarnya upacara pesapu-sapuh atas inisiatif dari dua desa, yakni Desa Abang Batudinding dan Abang Songan, dengan tujuan untuk menghilangkan rasa kekhawatiran dari masyarakat sekitar.

“Upacara yang kami gelar saat ini, sudah melalui pembicaraan dengan masyarakat kemarin malam (Sabtu). Tujuannya untuk menetralkan rasa kekhawatiran masyarakat saat melintasi jalan ini. Selain itu, digelarnya upacara pesapu-sapuh juga untuk melancarkan jalannya proses evakuasi material longsor. Astungkara, dengan upaya niskala ini, proses evakuasi material bisa berjalan sesuai dengan harapan,” ucapnya.

Ratusan masyarakat dari dua desa saat mengikuti upacara pesapu-sapuh di jalur menuju Banjar Dukuh, Desa Abang Batudinding. Minggu (20/1/2019).
Ratusan masyarakat dari dua desa saat mengikuti upacara pesapu-sapuh di jalur menuju Banjar Dukuh, Desa Abang Batudinding, Minggu (20/1/2019). (Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury)
Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved