Beringin Tumbang Timpa Wantilan di Rumah Jabatan Gubernur Bali

Pohon beringin yang berada di sisi barat Jayasabha Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jalan Surapati, Denpasar tumbang, Selasa (22/1/2019).

Beringin Tumbang Timpa Wantilan di Rumah Jabatan Gubernur Bali
TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Penanganan Pohon Tumbang di Jayasabha Rumah Jabatan Gubernur Bali, Selasa (22/1/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pohon beringin yang berada di sisi barat Jayasabha Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jalan Surapati, Denpasar tumbang, Selasa (22/1/2019).

Beringin ini tumbang sekitar pukul 14.15 Wita.

Tumbangnya pohon beringin setinggi kurang lebih 5 meter ini menimpa wantilan Kertha Sabha sisi Barat.

Beberapa genting berserakan dan beberapa kayu pada bangunan patah.

"Ini pas mau persiapan rapat. Kami rapat setengah tiga dan mau berangkat ke Kantor Gubernur Bali tiba-tiba ada suara keras. Saat dicek ternyata pohon beringinnya tumbang," kata Plt Kepala Bagian Rumah Tangga Biro Umum Setda Provinsi Bali, I Wayan Budiasa.

Untuk kerugiannya sendiri saat ini masih dihitung.

Baca: Hujan Deras Sebabkan Air Bah dan Pohon Tumbang, 3 Rumah Rusak dan 6 Ladang Tertimbun Lumpur

Baca: Tertimpa Pohon Tumbang, Staf Dinsos Klungkung Ini Sempat Tak Sadarkan Diri

"Kerugiannya masih dihitung, belum bisa dilihat dan karena sekarang dilakukan penanganan awal dulu, nanti setelah bersih baru didata apa yang rusak dan diketahui berapa jumlah kerugiannya," imbuhnya.

Ia mengatakan bagian beringin ini juga pernah patah Februari 2018 lalu.

"Kemarin tumbangnya ke barat dan sekarang ke timur dan ini bagian pohon yang lebih besar. Kejadiannya pas hujan dan angin," katanya.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Bali, Komang Kusumaedi mengatakan pohon ini sudah dalam kondisi rapuh sehingga mudah tumbang.

Pihaknya menerjunkan 11 petugas dari TRC BPBD Provinsi Bali untuk melakukan pemotongan.

Dua mesin pemotong juga dikerahkan namun belum berani memotong batang yang besar.

"Kami tidak bisa evakuasi kayu besar, hanya ranting-ranting kecil di bawah saja. Nanti petugas lain yang potong dahan yang lebih besar karena posisinya miring dan agak membahayakan," imbuhnya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved