Kronologi Made Sudirgayusa Paksa Setubuhi Pacarnya di Rumah, Polisi Ungkap Korban Melawan & Luka

Baru pacaran dua hari, I Made Sudirgayusa (23) sudah memiliki niat buruk terhadap pacarnya, MIPS (19).

Kronologi Made Sudirgayusa Paksa Setubuhi Pacarnya di Rumah, Polisi Ungkap Korban Melawan & Luka
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta/Prima
Grafis dan Polsek Payangan merilis kasus pencabulan yang dilakukan warga Banjar Gadungan, Desa Brasela, Payangan, Senin (21/1/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Baru pacaran dua hari, I Made Sudirgayusa (23) sudah memiliki niat buruk terhadap pacarnya, MIPS (19).

Sudirgayusa hendak menyetubuhi pacar barunya. Namun MIPS melawan, dan kemudian melaporkan kasus ini ke polisi. Pelaku pun harus mendekam di penjara.

Sudirgayusa yang berasal dari Banjar Gadungan, Desa Brasela, Payangan, ini diancam hukuman sembilan tahun.

Pria wiraswasta ini dianggap melakukan perbuatan cabul.

Kapolsek Payangan, AKP Gede Sudwiatmaja, Senin (21/1) mengatakan, mengenal MIPS, mahasiswi asal Desa Sumita, Gianyar, lewat media sosial (medsos). Pelaku dan korban berstatus baru pacaran.

Pada suatu kesempatan, korban meminta pelaku untuk membuatkan koran tugas kampus. Saat tugas selesai dikerjakan, pelaku pun menelepon korban untuk ketemuan.

Kata Sudwiatmaja, mereka janjian bertemu di kawasan Pejeng. Saat keduanya bertemu, pelaku menggandeng korban ke rumah di Banjar Gadungan.

“Di sini korban mau disetubuhi namun korban melawan, sehingga sempat terjadi pemaksaan, dan mengakibatkan bibir korban luka, anting-antingnya lepas,” ujarnya.

Gagal mengencani pacarnya, Sudirgayusa kemudian mengantar MIPS kembali ke Pejeng.

“Sampai di Pejeng, korban menangis lalu menelepon orangtuanya, dan menceritakan apa yang telah dialaminya. Tak terima perlakuan yang dialami anaknya, orangtua korban melaporkan tindakan tersebut ke kami,” jelasnya.

Menurut Sudwiatmaja, saat ini pelaku dijerat pasal 289 KUHP tentang perbuatan cabul, dengan ancaman sembilan tahun penjara.

Adapun barang bukti yang diamankan di antaranya, sebuah celana panjang, sebuah sprei biru, sepeda motor, dan sebagainya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved