Warga Yang Tinggal Di Sekitar Rumah Amblas di Tabanan Mulai Mengungsi

Sejumlah warga yang tinggal di sekitar areal TKP rumah amblas pun kini sudah mulai meninggalkan rumah untuk mengungsi sementara.

Warga Yang Tinggal Di Sekitar Rumah Amblas di Tabanan Mulai Mengungsi
Tribun Bali / I Made Prasetia Aryawan
Sejumlah warga di perumahan Sandan Sari, Sanggulan, Banjar Jadi Desa, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, tampak mengangkut beberapa barang untuk dibawa ke mobil, Selasa (22/1/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Sebuah rumah di perumahan Sandan Sari Blok G Nomor 42, Sanggulan, Banjar Jadi Desa, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, amblas, Selasa (22/1/2019).

Sejumlah warga yang tinggal di sekitar areal TKP rumah amblas pun kini sudah mulai meninggalkan rumah untuk mengungsi sementara.

Sebab, warga sangat was-was jika masih berdiam di areal TKP akan terkena imbasnya. 

Suasana sebuah rumah di perumahan Sandan Sari Blok G Nomor 42, Sanggulan, Banjar Jadi Desa, Desa Banajr Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, amblas, Selasa (22/1/2019).
Suasana sebuah rumah di perumahan Sandan Sari Blok G Nomor 42, Sanggulan, Banjar Jadi Desa, Desa Banajr Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, amblas, Selasa (22/1/2019). (Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan)

Menurut pantauan, satu persatu barang yang ada di rumah warga diangkut menuju pengungsian sementara. 

Seperti salah satu warga yang tinggal di areal TKP, Eli Asar (32) mengakui lebih memilih untuk mengungsi ke rumah orang tuannya di wilayah Dalung, Badung

"Sementara saya pulang ke rumah orang tua di Dalung dulu. Karena kalau ditinggal di sini, saya takut semenjak kejadian ini (rumah amblas)," katanya. 

Menurutnya, jarak rumah yang ia tinggal hanya 5 meter dari rumah yang amblas.

Dan ditakutkan, jika terjadi hujan lebat seperti sebelumnya akan mengakibatkan hal serupa pada tempat tinggalnya. 

"Sementara saya pindah dulu utnuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," tandasnya seraya membawa barang rumahnya menuju mobil. 

Seperti diketahui sebelumnya, sebuah rumah dengan tipe 36 atau sekitar 90 meter persegi di areal ini amblas ke sungai Yeh Pandan.

Menurut salah satu warga yang tinggal di sekitar TKP, I Nengah Sentanu menyatakan, tiga rumah di Blok G atau sekitaran TKP dalam kondisi sepi.

"Sebelum kejadian, terdengar suara gemuruh. Kemudian saya keluar dari rumah saya, dan ada suara gemuruh lagi," ungkap Sentanu.

Tiba-tiba, kata dia, rumah yang berada di pinggir sungai tersebut amblas.(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved