Desa Paksebali Kembangkan Destinasi Senilai Rp 15 Miliar, dari Sungai Unda hingga Taman Seganing

Desa wisata Paksebali, Kecamatan Dawan, Klungkung kembali melakukan pengembangan destinasi wisata di wilayahnya.

Desa Paksebali Kembangkan Destinasi Senilai Rp 15 Miliar, dari Sungai Unda hingga Taman Seganing
TRIBUN BALI/EKA MITA SUPUTRA
Objek wisata Sungai Unda di Desa Paksebali, Klungkung belum lama ini. Desa Paksebali membuar perencanaan Desa Wisata, yang menghabiskan anggaran hingga Rp 15 Miliar 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Desa wisata Paksebali, Kecamatan Dawan, Klungkung kembali melakukan pengembangan destinasi wisata di wilayahnya.

Tahun ini, Pihak Desa Paksebali bahkan akan langsung datang ke Kementrian Pariwisata untuk mengajukan proposal pengembangan destinasi senilai Rp 15 miliar

Perbekel Desa Paksebali I Putu Ariadi menjelaskan, pihaknya telah menyusun perencanaan untuk mengembangkan destinasi di Desa Paksebali.

Anggarannya pun cukup besar, mencapai Rp 15 miliar untuk pengembangan tiga destinasi di Desa Wisata Paksebali

Mengingat jumlah anggaran yang cukup besar, Perbekel Paksebali I Putu Ariadi dan pihak Desa Paksebali berencana akan membawa proposal pengembangan destinasi wisata itu langsung ke Kementerian Pariwisata

" Saya dalam waktu dekat ini, memang berencana ke Kementerian Pariwisata untuk serahkan proposal ini. Semoga bisa mendapat dukungan pemkab ataupun pusat, atas semangat kami membangun desa wisata," ujar I Putu Ariadi, Jumat (25/1/2019)

Dalam perencanaan itu, Desa Paksebali fokus pada pengembangan destinasi Sungai Unda, Tracking di bukit Mandean dan Taman Seganing.

Baca: Pemkab Klungkung Rencana Kembangkan 7 Destinasi Wisata di Nusa Penida tapi Terkendala Persoalan Ini

Baca: Cok Ace: Ke Depan Bali Akan Berfokus pada Wisatawan Milenial

Baca: Pemkab Klungkung Belajar Ekonomi Kerakyatan hingga ke Kulon Progo, Ini yang Mereka Peroleh

Dalam desain perencanaan yang disusun pihak desa, nantinya objek wisata Sungai Unda yang telah berkembang di Desa Paksebali akan ditambah dengan fasilitas kolam renang, termasuk menambah berbagai wahana air. .

Sementara Bukit Mandean yang telah digagas menjadi wisata tracking, akan dilakukan pelebaran jalur. Termasuk membuat rest area, dan fasilitas seperti toilet

" Kita juga akan buka destinasi baru, yaitu Taman Seganing yang letaknya tidak jauh dari destinasi Sungai Unda," ungkapnya.

Menurut Ariadi, saat ini kontribusi Pemkab Klungkung sudah cukup untuk pengembangam destinasi.

Meskipun pemkab belum dapat memberikan dukungan sokongan anggaran yang cukup, tapi dari segi motivasi dan semangat pemkab sudah sangat mendukung.

Selama ini Desa Paksebali dalam memgembangkam desanya mengandalkan anggaran desa, yang dialokasikannya sebesar 30 persen khusus untuk pengembangan pariwisata.

" Kami pelan-pelan saja dulu, dan buktinya sekarang objek wisata Sungai Unda mulai dikenal. Dalam sehari, rata-rata ada 150 pengunjung lah perharinya. Bahkan kalau hari Sabtu-Minggu, pernah jumlah pengunjungnya hingga 500 wisatawan per harinya," terangnya. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved