Klian Banjar, Bendesa & Perbekel Jadi Tersangka, Diduga Bantu Warga Kuasai Tanah Milik Nyoman Oka

Dewa Nyoman Oka (55) yang hidup sendirian dalam kondisi tunarungu dan tunawicara, diduga dimanfaatkan oknum warga

Klian Banjar, Bendesa & Perbekel Jadi Tersangka, Diduga Bantu Warga Kuasai Tanah Milik Nyoman Oka
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Korban Dewa Nyoman Oka saat memberikan keterangan pers, didampingi kuasa hukumnya, Made Somya Negara (dua dari kiri), di Gianyar, Kamis (24/1/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Dewa Nyoman Oka (55) yang hidup sendirian dalam kondisi tunarungu dan tunawicara, diduga dimanfaatkan oknum warga dan perangkat desa di Banjar Tarukan, Desa Pejeng Kaja, Tampaksiring.

Mereka diduga telah mensertifikati tanah milik Dewa Oka sekitar 50 are, demi keuntungan pribadi.

Mereka memanfaatkan Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) terkait kepengurusan sertifikat tahun 2017.

Para pelaku di antaranya, dua orang warga I Dewa Ketut Oka Merta dan I Nyoman Ngurah Swastika.

Kelian Banjar, I Nyoman Sujendra; Bendesa, I Wayan Artawan dan Kepala Desa Pejeng Kaja, I Dewa Putu Artha Putra.

Kelimanya telah ditetapkan tersangkat oleh Reserse Kriminal Umum Polda Bali.

Dua tersangka, Dewa Merta dan Nyoman Swastika telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar, Rabu (23/1).

Baca: Hingga Pukul 22.30 WITA, PLN Gianyar Terus Kerja Pulihkan Jaringan Kabel yang Tertimpa Pohon

Kuasa Hukum korban, I Made Somya Putra, Kamis (24/1) mengapresiasi Polda Bali dan Kejari Gianyar, yang telah melimpahkan dan menahan para tersangka.

Namun pihaknya meminta, penyidik Polda Bali segera melengkapi berkas-berkas dan pelimpahkan Perbekel, Bendesa dan Kelian Banjar ke Kejari Gianyar.

“Memanfaatkan kondisi disparitas sebagai objek kejahatan, merupakan kejahatan yang sangat kejam,” kecamnya.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ady Sucipto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved