Terbukti Tipu & Hipnotis Bos RM Sari Asih Jembrana, Hakim Suruh 4 WNA China Balik ke Negaranya

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Negara yang diketuai Fakhrudin Said Ngaji menjatuhkan vonis tiga bulan kurungan kepada tujuh terdakwa

Terbukti Tipu & Hipnotis Bos RM Sari Asih Jembrana, Hakim Suruh 4 WNA China Balik ke Negaranya
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Para terdakwa kasus hipnotis pemilik warung Sari Asih, Yehembang Mendoyo, Jembrana, menjalani sidang vonis di PN Negara, Kamis (24/1/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Negara yang diketuai Fakhrudin Said Ngaji menjatuhkan vonis tiga bulan kurungan kepada tujuh terdakwa kasus penipuan dengan modus hipnotis, di PN Negara, Jembrana, Kamis (24/1).

Vonis dibacakan Ketua majelis hakim dengan hakim anggota Mohammad Hasanuddin Hefni dan Alfan Firdauzi Kurniawan.

Ketua Majelis Hakim menyebutkan, tujuh terdakwa disidang dalam berkas terpisah.

Berkas putusan pertama memvonis empat terdakwa kasus hipnotis ini, yakni empat WNA China ( Tiongkok ) bernama Huang Ping Shui (37), Chen Cheng Chong (38) dan Chen Ali (31), dan Tjai Fen Kiat (27).

"Dengan ini terdakwa dinyatakan bersalah dalam kasus penipuan, dan memutuskan empat terdakwa dengan hukuman kurungan penjara selama tiga bulan," ucap Fakhrudin.

Atas putusan ini keempat terdakwa menyatakan menerima.

Majelis Hakim meminta ketika bebas nanti terdakwa jera dari perbuatannya, dan tidak melakukan lagi di Kabupaten Jembrana.

"Setelah anda semua bebas, kami mohon untuk jangan mengulang perbuatan. Silakan kembali ke negara kalian," tegas Fakhrudin yang diterjemahkan oleh penerjemah bahasa China.

Empat terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 378 KUHP, junto pasal 55 ayat 1, junto pasal 64 ayat 1 KUHP.

Sedangkan tiga WNI diantaranya, Maratus Solikah (39), Dewi Ilmi Hidayati (38) dan Mulyani (34) juga divonis dengan hukuman yang sama karena dinyatakan bersalah melanggar pasal 378 KUHP juncto pasal 56 ayat 1, juncto pasal 64 ayat 1 KUHP.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved