Balai Piasan Milik Ketut Duduk Terbakar, Diduga Akibat Api Dupa, Kerugian Ditaksir Rp 50 Juta

Sebuah balai piasan milik I Ketut Duduk (70) mengalami kebakaran diduga akibat api dupa mengenai bantalan kasur di lokasi kejadian

Balai Piasan Milik Ketut Duduk Terbakar, Diduga Akibat Api Dupa, Kerugian Ditaksir Rp 50 Juta
Polsek Marga
Polisi saat melakukan olah TKP balai piasan milik I Ketut Duduk di Banjar Geluntung Kelod, Desa Geluntung, Kecamatan Marga, Tabanan, usai terbakar Sabtu (26/1/2019) dini hari. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sebuah balai piasan milik I Ketut Duduk (70) di Banjar Geluntung Kelod, Desa Geluntung, Kecamatan Marga, Tabanan, mengalami kebakaran, Sabtu (26/1/2019) dini hari sekitar pukul 04.00 Wita.

Diduga kebakaran dipicu oleh percikan api dupa yang mengenai bantalan kasur yang tersedia di balai piasan tersebut.

Kapolsek Marga, AKP I Gusti Made Sudarma menuturkan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Made Pasek, yang kebetulan melintas di TKP usai menginap di rumah temannya.

Saksi melihat bangunan balai piasan sudah dalam keadaan terbakar.

Baca: Ferrero Rocher jadi Favorit, Gourmet Gelato Ubud Gunakan Bahan Dasar Coconut Milk

Baca: Russian Got Lost in Agung Mountain with his Three Friends

Baca: Tes Kepribadian Pilar atau Siluet? Gambar yang Kamu Lihat Ungkap Banyak Hal Tentang Dirimu

"Saat saksi lewat di TKP itu keadaan balai piasan sudah terbakar. Karena pintu gerbang korban terkunci, ia pun sempat mencoba memanggil korban hingga berteriak namun tak ada respon," kata AKP Sudarma, Sabtu (26/1/2019).

Dia melanjutkan, tak berselang lama saksi lainnya, Nyoman Martana terbangun dan hendak menghidupkan lampu namun tak bisa.

Ternyata listrik di rumah tersebut sudah mengalami korsleting.

Dan saat itu baru diketahui terjadi kebakaran.

"Setelah diketahui, mereka dibantu tetangga lainnya langsung memadamkan api dengan alat seadanya," tuturnya.

Baca: Larangan Nunas Tirta dengan Kantong Plastik di Besakih, Ini yang Patut Dipersiapkan Umat

Baca: Airy Kukuhkan Posisi sebagai Jaringan Akomodasi & Hotel Daring Lokal Terdepan di Indonesia

Baca: Harapan Pendamping Peserta Olimpiade Sains Nasional 2019 Primagama

Penyebabnya, kata dia, diduga berasal dari api dupa yang jatuh dan mengenai bantalan kasur yang tersedia di balai piasan tersebut.

Karena, para Jumat (25/1/2019) sore sekitar pukul 18.00 Wita menantu korban, Ni Wayan Dartiani sempat melakukan persembahyangan dengan menggunakan sarana dupa, dan dupa ditinggal dalam keadaan masih menyala.

"Korban mengalami kerugian material sekitar Rp 50 Juta. Korban juga menerangkan kejadian ini murni kelalaian korban," tandasnya.(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved