Kisah Tragis Ketut Puspa & Komang Mertini Tewas Tertimpa Longsor Saat Nonton TV, Tirta: Saya Syok

Saat kejadian warga kalang kabut. Kondisi di rumah gelap. Dipikiran korban hanya satu yakni keluar dari dalam rumah, dan menyelamatkan diri

Kisah Tragis Ketut Puspa & Komang Mertini Tewas Tertimpa Longsor Saat Nonton TV,  Tirta: Saya Syok
Tribun Bali/Saiful Rohim
Para korban longsor baik yang tewas maupun terluka cukup parah mendapatkan perawatan di RSUD Karangasem, Minggu (27/1/2019) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Bencana tanah longsor yang menghantam rumah yang dihuni tiga kepala keluarga (KK) di Banjar Dinas Jatituhu, Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem, pada Minggu (27/1) malam, menyisakan kisah tragis.

Saat kejadian warga kalang kabut. Kondisi di rumah gelap. Dipikiran korban hanya satu yakni keluar dari dalam rumah, dan menyelamatkan diri dari bencana.

Beberapa korban tertimpa reruntuhaan bangunan hingga mengalami luka serius dibagian wajah dan ada beberapa yang patah tulang.

Baca: Kronologi Longsor Hantam 3 KK di Karangasem, Dua Tewas Tertimpa saat Asyik Nonton TV

Ni Ketut Tirta, korban longsor menambahkan, dua orang cucunya juga menjadi korban longsor, yakni Ni Luh Ari (10) dan Gede Napendra.

Para korban longsor baik yang tewas maupun terluka cukup parah mendapatkan perawatan di RSUD Karangasem, Minggu (27/1/2019) malam.
Para korban longsor baik yang tewas maupun terluka cukup parah mendapatkan perawatan di RSUD Karangasem, Minggu (27/1/2019) malam. (Tribun Bali/Saiful Rohim)

Kedua cucunya itu alami luka dibagian hidungnya, dan tangannya. Ada juga anak kecil berumur sekitar 4 tahun patah kaki bagian kiri, dan dirujuk ke RSUD Karangasem.

"Korban longsor masih keluarga. Saya tidak menyangka kejadian akan seperti ini. Sampai sekarang saya masih syok."

"Kepikiran cucu, dan keluarga yang telah meninggal dunia," kata Ni Ketut Tirta dengan nada sedih, sembari mengeluarkan air mata.

Baca: Tertipu Bisnis Investasi Bodong Hingga Rp 1 Miliar, Pria di Pemogan Ini Terpaksa Numpang Kos

Ditambahkan, sebelum kejadian sekitar rumah diguyur hujan sejak sore hari. Intensitas hujan kecil.

Pihaknya mengaku tak menyangka kejadian nahas ini terjadi. Tak ada tanda, dan geteran apapun saat kejadian.

"Tiba - tiba longsor datang dan hantam rumah,"imbuh Ni Ketut Tirta.

Halaman
123
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved