14 Perenang Diprediksi Bisa Lolos Pra PON 2019, Ini Persiapan Lain dari Pengprov PRSI Bali

Untuk Pra PON sendiri di renang itu diadakan kurang lebih 6 kali kejuaraan, mereka harus mengikuti keenam kejuaraan tersebut

14 Perenang Diprediksi Bisa Lolos Pra PON 2019, Ini Persiapan Lain dari Pengprov PRSI Bali
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengprov PRSI Bali, I Wayan Wiarta di Universitas Pendidikan Ganesha Denpasar, Bali, Senin (28/1/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Bali sedang lakukan persiapan untuk menghadapi Pra PON 2019.

Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengprov PRSI Bali, I Wayan Wiarta mengatakan untuk persiapan Pra PON 2019, PRSI Bali masih memberikan pelatihan pada para atlet renang di klubnya masing-masing.

“Untuk persiapan Pra PON 2019 dan menyiapkan PON 2020 di Papua nanti, PRSI Bali masih memberikan pelatihan-pelatihan di klub masing-masing,  dari hasil pelatihan yang dilaksanakan di klubnya masing-masing itu akan terpantau melalui database yang dibuat oleh PB PRSI, yaitu hasil kejuaraan-kejuaraan yang bersifat nasional,” ucapnya saat ditemui Tribun Bali di Universitas Pendidikan Ganesha Denpasar, Bali, Senin (28/1/2019).

Ia menambahkan, menurut database terakhir yang dikeluarkan PB PRSI di tahun 2018 kurang lebih 14 perenang Bali diprediksi dapat lolos dari Pra PON 2019 nanti, di antaranya Eva Lilian Van Leenan, I Putu Wirawan, I Dewa Gede Anom, Pande Made Iron Digjaya, Agus Nuarta, Intan Cahya, Fauzan, Dewi Novita Lestari, Desak Made Widyadari, Agung Oka, Dewi Setiari, Putri Yunadi, Dewa Gede Anom Artha Tanaya.

Ia mengatakan untuk Pra PON 2019 di cabang olahraga renang dibagi menjadi 6 kali kejuaraan renang, seperti Kejurnas 2019, Indonesia Open 2019, POPNAS 2019 maupun POMNAS 2019.

Untuk dapat lolos ke PON 2020 para atlet harus menduduki peringkat delapan besar atau rangking satu hingga delapan.

Baca: Berharap Bisa Kirim Atlet untuk SEA Games 2019, Ketum Pengprov Petanque: Kapanpun Seleknas Kami Siap

Baca: Latihan Intensif hingga Boyong Atlet ke Thailand, Persiapan FOPI Bali Jelang Pra PON 2019

Baca: Persiapan Menghadapi Pra PON 2019, Pengprov Perbasi Bali Akan Bentuk Tim Bayangan

“Untuk Pra PON sendiri di renang itu diadakan kurang lebih 6 kali kejuaraan, mereka harus mengikuti keenam kejuaraan tersebut dan dari enam kejuaraan tersebut barulah akan muncul database yang dibuat oleh PB PRSI siapa -siapa saja yang layak boleh turun di PON nanti. Untuk penentuan atlet yang bisa terjun di PON 2020 seperti biasa, seperti PON sebelumnya kuota untuk atlet keseluruhannya itu 120 orang, kemudian untuk atlet yang tidak boleh diganti itu adalah atlet 8 besar database terakhir, setelah enam kejuaraan yang diikuti, dari database itu peringkat delapan besarlah yang akan mewakili daerahnya masing-masing untuk terjun di PON 2020 nanti,” ucapnya

Wiarta berujar pada PON 2016 di Jawa Barat kemarin, cabang olahraga renang berhasil memperoleh 1 medali emas, 2 medali perak dan 1 medali perunggu.

Ia berkata untuk PON 2020 nanti Pengprov PRSI Bali menargetkan mempertahankan satu medali emas yang didapat pada PON sebelumnya.

“Target dari PRSI sementara menunggu perkembangan berikutnya masih kita tetap satu medali emas , mempertahankan medali emas yang kita dapatkan di PON 2016 lalu,“ terangnya.

Ia merasa pada Pra PON 2019 nanti yang menjadi pesaing atau lawan terberat dari Bali di putra maupun putri ialah DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat dan Riau.

“Pengalaman atau hasil dari kejuaraan-kejuaraan yang pernah kita ikuti di tahun 2018 masih tetap yang menjadi pesaing terkuat untuk di putra dan putri itu Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur dan Riau, ada 4 daerah yang merupakan ancaman besar bagi kita, “ tambahnya.

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved