Asah Parang Saat Petugas Datang, Keluarga ODGJ Ini Sampai Mengungsi ke Luar Desa

I Gede Mardita (52), sedang mengasah parang saat didatangi Satpol PP dan polisi, Senin (28/1/2019).

Asah Parang Saat Petugas Datang, Keluarga ODGJ Ini Sampai Mengungsi ke Luar Desa
TRIBUN BALI/EKA MITA SUPUTRA
Satpol PP dan polisi mengamankan Gede Mardita yang kerap mengamuk hingga meresahkan warga, Senin (28/1/2019) 

TRIBUN-BALI. COM, SEMARAPURA - I Gede Mardita (52), sedang mengasah parang saat didatangi Satpol PP dan polisi, Senin (28/1/2019).

Warga meminta petugas mengamankannya untuk diantar ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Bali di Bangli.

Pria asal Banjar Kelod, Kangin Desa Tegak, Klungkung ini kerap mengamuk dan merasahkan.

Warga setempat merasa khawatir dengan kondisi Gede Mardita yang mengalami gangguan jiwa tersebut.

"Awalnya kami menerima informasi dari kepolisian dan Dinas Sosial, ada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk dan membawa senjata tajam. Kami datangi dengan sangat berhati-hati," ujar Kabid Trantib Satpol PP Klungkung, I Nengah Tambun.

Ketika itu, kediaman Mardita tampak lengang. Tidak ada satu pun anggota keluarganya yang berada di rumah itu.

Saat berusaha dihubungi, Mardita sedang mengasah senjata tajam sehingga petugas cukup berhati-hati untuk mengamankannya.

Satuan Pol PP bahkan saat itu ikut dikawal kepolisian dengan pakaian pengamanan lengkap.

Petugas pun sangat berhati-hati dengan apa yang dilakukan Mardita, karena ketika itu membawa senjata tajam.

"Setelah kami komunikasi, pisaunya itu ditaruh. Ia ngoceh, tapi bersedia kami ajak berobat," ungkap Kasi Penyelidikan dan Penindakan Satpol PP Klungkung, I Wayan Gede Sukana.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved