Kerugian Akibat Bencana Sepekan Terakhir di Bangli Sentuh Angka Rp 1 Miliar

Musibah tanah longsor ataupun pohon tumbang yang terjadi selama sepekan terakhir, menyebabkan kerugian materiil

Kerugian Akibat Bencana Sepekan Terakhir di Bangli Sentuh Angka Rp 1 Miliar
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kalak BPBD Bangli, I Wayan Karmawan saat ditemui Selasa (29/1/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Musibah tanah longsor ataupun pohon tumbang yang terjadi selama sepekan terakhir, walau tidak menyebabkan korban jiwa kerusakan akibat bencana menyebabkan kerugian materiil.

Berdasarkan pendataan, kerugian materil akibat bencana ditaksir mencapai miliaran

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bangli, I Wayan Karmawan saat ditemui Selasa (29/1/2019) menyebut total kerugian materil akibat musibah bencana yang terjadi ditaksir mencapai Rp 1 miliar lebih.

Jumlah tersebut merupakan hasil laporan kerugian materil, terhadap kerusakan sejumlah fasilitas umum maupun milik masyarakat.

Di Bangli, kata Karmawan, terdapat puluhan titik bencana yang tersebar di empat kecamatan.

Banyaknya titik bencana ini, tidak dipungkiri menyebabkan BPBD Kabupaten Bangli kewalahan dalam upayakan penanganan.

Namun demikian, alasan penyebab pihaknya kewalahan tergolong klasik, yakni karena minimnya ketersediaan alat berat, yang berbuntut upaya penanganan bencana harus menunggu giliran dari wilayah lain.

“Kekurangan alat berat ini seperti loader maupun excavator. Karena jenis bencana yang kerap terjadi di antaranya tanah longsor dan pohon tumbang, dan ini ada di seluruh kecamatan. itulah yang menyebabkan kami agak kewalahan,” ujarnya.

Dari kebencanaan yang terjadi di cuaca ekstrem bulan Januari ini, Karmawan menyebutkan wilayah yang memiliki potensi kebencanaan tinggi utamanya di Kecamatan Kintamani, disusul dengan Kecamatan Susut, Tembuku, dan Bangli.

Walau kekurangan, penanganan bencana diakui sudah diupayakan semaksimal mungkin dengan bantuan dari Dinas PU Provinsi Bali, sehingga kejadian longsor seperti di Kintamani beberapa waktu cepat mendapat penanganan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved