Lani Memohon Keringanan Hukuman setelah Membuat Anak Kembar yang Baru Dilahirkannya Meninggal

Dafriana Wulansari alias Lani (20) terus menangis saat menyampaikan pembelaan lisannya di muka persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar

Lani Memohon Keringanan Hukuman setelah Membuat Anak Kembar yang Baru Dilahirkannya Meninggal
net
ilustrasi 

TRIBUN-BALI. COM, DENPASAR - Dafriana Wulansari alias Lani (20) terus menangis saat menyampaikan pembelaan lisannya di muka persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (28/1/2019).

Di hadapan majelis hakim pimpinan Novita Riama, Lani mengaku menyesal dan belum bisa memaafkan dirinya sendiri atas perbuatannya.

Ia telah melakukan kekerasan terhadap anak kembar yang baru saja dilahirkannya hingga meninggal.

Pembelaan diajukan Lani, menanggapi tuntutan pidana penjara 14 tahun penjara yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Saya sulit memaafkan diri saya sendiri. Pada saat itu saya tidak tahu apa yang saya lakukan. Sehingga saya gelap mata. saya tidak tahu apa yang ada dalam pikiran saya saat itu. Sehingga saya membuat perbuatan sekeji itu, sungguh saya sangat menyesal," ucapnya sembari menangis sesegukan.

Baca: Hari Ini Sidang Putusan, Ahmad Dhani Ditemani Anaknya dan Mulan Jameela

Baca: Elisa Mengaku Pakai Sabu Agar Pede, Sidang Kasus Kepemilikan Sabu-sabu 0,49 Gram

Baca: Terungkap di Sidang, Yeslin Wang Minta Cerai Karena Tak Tahan Dengan Delon Yang Hobi Judi Online

Lani pun mengatakan, selama ditahan dirinya mencoba belajar menerima kenyataan. Apa yang telah diperbuatnya itu, tidak ada alasan pembenar.

"Selama proses penahanan saya belajar menerima kenyataan. Memaafkan diri saya sendiri. Saya berjanji untuk tidak mengulangi lagi perbuatan yang melawan hukum," katanya.

"Saya mohon kemurahan hati ibu hakim menjatuhkan hukuman seringan ringannya. Saya masih muda, saya ingin memperbaiki diri saya," pinta Lani.

Terhadap pembelaan lisan yang disampaikan Lani, Jaksa Ni Luh Putu Ari Suparmi langsung menanggapi pembelaan terdakwa, secara lisan pula.

Jaksa Ari Suparmi menegaskan, tetap pada tuntutan yang telah diajukan pada sidang sebelumnya.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved