Bank OCBC NISP Cetak Kenaikan Laba Bersih 21 Persen Sepanjang Tahun 2018

Bank OCBC NISP konsisten mencatatkan kinerja dan pertumbuhan positif sepanjang tahun 2018

Bank OCBC NISP Cetak Kenaikan Laba Bersih 21 Persen Sepanjang Tahun 2018
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Peresmian Bank OCBC NISP kantor cabang Sunset Road di Jalan Sunset Road No. 114, Kamis (24/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Bank OCBC NISP konsisten mencatatkan kinerja dan pertumbuhan positif sepanjang tahun 2018.

Hingga akhir tahun 2018, Bank OCBC NISP berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 21 persen YoY (Year on Year) menjadi Rp 2,6 T dari Rp 2,2 T pada tahun 2017.

Kinerja positif Bank OCBC NISP sepanjang tahun 2018 yang terlihat pada pertumbuhan total aset, penyaluran kredit dan dana pihak ketiga di atas 10 persen ini, merupakan hasil dari penguatan model bisnis dan transformasi yang dilakukan secara konsisten di berbagai aspek. 

“Komitmen terhadap aspek keberlanjutan dan pembiayaan yang bertanggung jawab mulai memberikan kontribusi positif terhadap kinerja perusahaan,” ujar Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja, Rabu (30/1/2019).

Bank OCBC NISP berhasil membukukan total aset sebesar Rp 173,6 T pada akhir tahun 2018 atau tumbuh 13 persen YoY. 

Sampai akhir tahun 2018, Bank OCBC NISP membukukan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 11 persen YoY menjadi Rp 125,6T, dari Rp 113,4T pada akhir tahun 2017. 

Baca: Tak Mau Balikan Dengan Mantan, Sule Lebih Pilih Cari Istri Baru

Baca: Telkomsel Bali Nusra Gelar Program idPedia di Bali, Ajak Siswa Berbagi Ide Bisnis Digital

Baca: Video Detik-detik Lucinta Luna Diperiksa Petugas Bandara Soetta Karena Dicurigai Bawa Barang Ini

Pertumbuhan DPK tersebut diimbangi dengan kenaikan penyaluran kredit, yang menjadi fungsi intermediasi Bank OCBC NISP.

Sepanjang tahun 2018, Bank OCBC NISP berhasil mempertahankan pertumbuhan dan menjaga kualitas portofolio kredit. 

Bank OCBC NISP membukukan pertumbuhan kredit sebesar 11 (YoY) menjadi Rp 117,8T (gross) pada akhir tahun 2018, dari Rp 106,3T pada akhir tahun 2017.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved