Simpang Ring Banjar

Tapel Itu Dapat Energi Spiritual Saat Dimainkan Anak-anak, Taksu Tapakan Barong di Banjar Tegehkuri

Banjar Tegehkuri, Desa Tonja, Kecamatan Denpasar Utara memiliki tapakan barong yang sakral dan dihormati

Tapel Itu Dapat Energi Spiritual Saat Dimainkan Anak-anak, Taksu Tapakan Barong di Banjar Tegehkuri
Banjar Tegehkuri
Banjar Tegehkuri, Desa Tonja, Kecamatan Denpasar Utara memiliki tapakan barong yang sakral dan dihormati. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Banjar Tegehkuri, Desa Tonja, Kecamatan Denpasar Utara memiliki tapakan barong yang sakral dan dihormati.

Barong sakral ini berbentuk barong ket.

Asal mula keberadaan barong sakral ini konon bermula dari seorang penjual bambu asal Banjar Sigaran, Mambal yang beristirahat sejenak di bawah pohon beringin yang tumbuh di wilayah Tegehkuri.

Penjual itu membawa sebuah tapel barong yang ia letakkan di antara bambu dagangannya.

Saat penjual bambu itu beristirahat dan tertidur, beberapa anak mengambil tapel itu dan memainkannya.

Entah bagaimana, tapel tersebut kemudian nadhi (menjadi atau mendapat energi spiritual), seolah menemukan tempat ingin tinggal dan berstana.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap tapakan barong tersebut, krama Banjar Tegehkuri pun menyimpan dan mengupacarainya.

Baca: Misteri Makam Mbah Narni, Baru Seminggu Dikubur Ada Bagian Tubuh Yang Hilang

Baca: Sekda Dewa Indra Ceritakan Latar Belakang Keluarnya Pergub Tentang Penggunaan Busana Adat Bali

Baca: Ikut Promosikan Perdamaian, Bandara Ngurah Terima Penghargaan Torch Bearer dari Sri Chinmoy Center

Kepala Lingkungan Banjar Tegehkuri, I Nyoman Gede Sutama mengatakan, taksu Ida Sesuhunan ketika sangat kuat.

“Misalnya saja ketika Ida akan lunga (pergi) ke Banjar Sigaran untuk mesolah, semendung apapun langit, pasti tidak akan hujan. Saat Ida masolah pun orang yang menyaksikan pasti bisa merasakan pancaran taksunya,” ujar Gede Sutama.

Keberadaan tapakan barong ini juga membuat krama Banjar Tegehkuri rutin menggelar pertunjukan Calonarang.

Halaman
123
Penulis: Ni Putu Diah paramitha ganeshwari
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved