Pelawak Dadap Meninggal Akibat Stroke, Tompel Kehilangan Sosok Inspiratif

Pelawak Dadap menghembuskan napas terakhirnya akibat stroke pada Rabu (30/1/2019)

Pelawak Dadap Meninggal Akibat Stroke, Tompel Kehilangan Sosok Inspiratif
Istimewa
Foto kenangan Dadap (dua dari kanan) saat masih berkarya bersama teman-temannya dalam pementasan drama gong. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kesenian Drama Gong sejak belasan tahun ini, tak pernah terdengar pementasannya lantaran tergantikan sinetron televisi.

Masa suram Drama Gong semakin kuat, setelah satu persatu praginanya wafat.

Terakhir, kabar duka datang dari I Nyoman Pidada (77) alias Dadap.

Dunia seni Bali, khususnya Drama Gong, kembali kehilangan salah satu pragina terbaiknya.

Pelawak Dadap menghembuskan napas terakhirnya akibat stroke pada Rabu (30/1/2019).

Dadap dikenal sebagai figur punakawan, yang berperan penting dalam menghidupkan suasana di tengah alur cerita yang serius Drama Gong.

Sosoknya dalam pementasan paling ditunggu-tunggu penonton.

Bahkan hanya bengong saja, Dadap bisa membuat seluruh penonton tertawa terbahak-bahak.

Anak ketiga almarhum, Ni Nyoman Sari Rahayu, saat ditemui di rumah duka di Banjar Delod Tangluk, Desa/Kecamatan Sukawati, Gianyar, menuturkan ayahnya meninggal di rumah sakit swasta di Sukawati, Rabu pukul 03.00 Wita.

Baca: Parade Budaya dan Lampion Akan Meriahkan Balingkang Kintamani Festival 2019

Baca: TRIBUN WIKI - Empat Lokasi Jogging Track di Denpasar, Suasananya Anti Membosankan!

Baca: Pasal 5 RUU Permusikan Rentan jadi Pasal Karet, Begini Tanggapan Robi Navicula

Sebelum meninggal, kata Rahayu, empat hari lalu beliau terserang stroke mendadak.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved