Ini Alasan Millenial yang Sudah Bekerja Sebaiknya Lebih Cepat Membeli Rumah

Keputusan untuk membeli rumah atau hunian lainnya harus secepatnya diambil oleh generasi muda yang baru saja memasuki dunia kerja.

Ini Alasan Millenial yang Sudah Bekerja Sebaiknya Lebih Cepat Membeli Rumah
istimewa
Rumah tipe 51. 

TRIBUN-BALI.COM |JAKARTA -Keputusan untuk membeli rumah atau hunian lainnya harus secepatnya diambil oleh generasi muda yang baru saja memasuki dunia kerja.

Kebutuhan terhadap tempat tinggal seperti rumah maupun properti lainnya, bersama sandang dan pangan termasuk kebutuhan primer manusia.

Bagi mereka yang sudah berkeluarga dan memiliki tanggungan, kebutuhan akan rumah atau tempat tinggal akan semakin meningkat agar kehidupan keluarga mereka bisa berjalan secara manuasiawi pada umumnya.

 
Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan menjelaskan semakin muda usia saat membeli rumah, maka akan semakin baik karena masa muda masih belum banyak tanggungan.

"Begitu juga bagi Generasi Z yang di tahun 2019 ini mulai memasuki dunia kerja. Tahun ini adalah tahun penting bagi Gen Z, karena mereka akan berusia 21 tahun yang artinya secara hukum mereka sudah dianggap secara penuh cakap bertindak atas nama diri sendiri untuk bekerja, berpenghasilan, menabung, berinvestasi, dan mengelola hutang termasuk di antaranya untuk membeli rumah atau properti lainnya dengan menggunakan fasilitas kredit seperti KPR atau KPA," kata Ike.

Baca: Kulkas Polytron New Belleza Inverter Hadir Menjawab Semua Kebutuhan Rumah Tangga Anda

Baca: Sepi Pengunjung, Rumah Pintar Akan Dijadikan Tempat Berkumpulnya Para Peneliti Muda Denpasar

Baca: Begini Cara Orang Terkaya Dunia Habiskan Uang, dari Belanja Properti hingga Eksplorasi Luar Angkasa

Untuk Gen Z yang baru memulai hidup mandiri, pemahaman keuangan sejak awal menjadi sangat penting. Saat karir dan pendapatan meningkat, fundamental yang kuat akan membantu mereka mengelola relasi yang sehat dengan uang.

Salah satunya dengan mempraktikkan prinsip keuangan 10-20-30-40: 10 persen dana darurat, 20 persen tabungan dan investasi, 30 persen hutang produktif, 40 persen kebutuhan hidup.

Lihat proporsinya bahwa mulai dengan dana darurat dan tabungan, bukan sebaliknya. Ini penting agar sudah teralokasikan di awal dan bukan dari sisa gaji.

Apalagi kalau menabung dari sisa gaji biasanya jarang terwujud karena sering tak ada sisanya. Rumah.com mengajak generasi muda agar mulai membeli rumah sebagai bentuk investasi masa depan.

"Apabila mereka mau membeli rumah sejak usia dini, hal itu akan menjadi aset yang nilainya akan naik berlipat-lipat saat mereka sudah berusia 40 tahunan. Rumah dan pengetahuan untuk membeli properti yang tepat adalah harta yang paling berharga, selain keluarga," kata Ike.

Pengetahuan diperlukan untuk bisa membeli rumah atau properti dengan tepat. Rumah.com sebagai portal properti online terdepan di Indonesia membantu para pencari properti khususnya generasi muda untuk mengambil keputusan membeli properti dengan penuh percaya diri.

"Sudah banyak pilihan rumah tersedia dengan cicilan yang kalau dihitung melalui Kalkulator KPR, per harinya setara dengan satu gelas kopi di kedai kopi ternama. Ini sangat pas bagi generasi Z yang baru masuk dunia kerja," katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Ini Alasannya Agar Generasi Milenial Yang Punya Kerja Segera Beli Rumah, 

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved