10 Ribu Orang Bersih-bersih di Pura Besakih

Sebanyak 10 ribu orang hadir ke Pura Besakih, Sabtu (2/2/2019), untuk melakukan bakti sosial Gerakan Bersih Sampah Plastik (Geber Pasti)

10 Ribu Orang Bersih-bersih di Pura Besakih
Peradah Bali
Bersih-bersih di Pura Besakih, Sabtu (2/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Sebanyak 10 ribu orang hadir ke Pura Besakih, Sabtu (2/2/2019), untuk melakukan bakti sosial Gerakan Bersih Sampah Plastik (Geber Pasti).

Berdasarkan rilis yang diterima Tribun Bali dari Persatuan Hindu Dharma Indonesia (Peradah) Provinsi Bali, kegiatan ini digagas oleh Peradah Bali, Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Provinsi Bali, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali, Kepolisian Daerah Bali, Kodam Udayana, Perguruan Tinggi se-Bali, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali, siswa SMP/SMA, komunitas masyarakat lainnya.

Kawasan pura juga diisi dengan pemasangan pamflet larangan buang sampah sembarangan dan dilarang merokok.

Ketua Panitia Geber Pasti, Ketut Putra Bagawatra, mengatakan acara ini merupakan implementasi dari Pergub Nomor 97 tahun 2018 tentang pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai.

Baca: Hindari Berteduh di Bawah Pohon saat Hujan, Berikut Tips dari BMKG untuk Menghindari Sambaran Petir

Baca: Iwan Fals & Musisi Lain Beri Kritik Tajam Soal RUU Permusikan, Anang Hermansyah Beri Tanggapan Ini

Aksi bersih-bersih ini menyasar 21 titik, dimana peserta dibagi ke dalam titik-titik teraebut.

"Sasarannya sampah plastik, di mana yang paling krusial dari sampah plastik itu ada di sungai sepanjang Goa Raja," katanya.

Kegiatan ini juga untuk menyongsong Karya Agung Panca Wali Krama, dan ia berharap selama karya maupun sesudahnya pura tetap bersih dari sampah plastik.

Ia juga mengajak pemedek tidak membawa dan menggunakan plastik saat tangkil ke Pura Besakih.

Sementara itu, Gubernur Bali, Wayan Koster, mengatakan kegiatan ini sangat positif untuk menjaga kesucian alam Bali berserta isinya, dan mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera, bahagia sekala niskala.

Baca: Seorang Pria di Sydney Laporkan Istri ke Polisi karena Tak Mau Patungan Bayar Makan Siang

Baca: Bule Mengamuk dan Rusak Ikon Kota di Catur Muka Akhirnya Dikirim ke RSJ Bangli

"Ini adalah bagian dari cara menyukseskan Pergub yang bertujuan agar Bali bebas dari sampah sekali pakai. Ternyata, pergub ini hanya ada satu dari provinsi yang ada di Indonesia, dan ini mendapat respon positif dari masyarakat Indonesia, bahkan internasional yang peduli lingkungan yang bersig sehat, dan indah," kata Koster.

Dalam acara tersebut, juga diisi penyerahan alat kebersihan oleh Gubernur Bali berupa sapu dan sumpit sampah kepada ketua panitia acara, serta pembacaan Deklarasi Komponen Masyarakat Bali Perangi Sampah Plastik.

Kota Denpasar juga mengerahkan 3 armada truk serta melibatkan 50 personel untuk ikut membersihkan kawasan Pura Agung Besakih.

Kabid Persampahan dan Limbah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar, Ketut Adi Wiguna berharap dengan kegiatan ini seluruh komponen masyarakat bersama-sama untuk menjaga kebersihan.

"Kalau bukan kita bersama menjaga lingkungan, siapa lagi yang akan menjaganya," kata Adi Wiguna. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved