Fokus ke Kelas Putri, Kodrat Bali Gelar Pemusatan Latihan Menuju Pra PON 2019.

Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Bali menggelar pemusatan latihan menuju Pra PON 2019.

Fokus ke Kelas Putri, Kodrat Bali Gelar Pemusatan Latihan Menuju Pra PON 2019.
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Ketut Wisna bersama para atlet serta pelatih tarung derajat Bali di Pusat Latihan (Puslat) Tarung Derajat Bali, Denpasar, Bali, Jumat (1/2/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -  Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Bali menggelar pemusatan latihan menuju Pra PON 2019.

Ketua Dewan Pelatih Kodrat Bali/Tarung Derajat Bali, Ketut Wisna yang ditemui Tribun Bali di Pusat Latihan (Puslat) Tarung Derajat Bali, Denpasar, Bali, Jumat (1/2/2019) menuturkan, persiapan menuju Pra PON 2019 cabang olahraga (cabor) tarung derajat telah dimulai sejak 26 Januari 2019.

Sebanyak 18 atlet tarung derajat Bali yang terpilih dari hasil kejuaraan daerah 2018 kemarin sudah melakukan pemusatan latihan.

“ Khusus di tarung derajat hampir semua atlet kita baru semua, jadinya kami melaksanakan latihan daerah ini lebih awal yang sudah dimulai dari tanggal 26 Januari kemarin sampai Pra PON nanti di awal November 2019, jadinya proses ini, dari sekian bulan ini akan membentuk mereka. Walaupun mereka juara-juara di daerah, juara porprov, juara kejurda tapi mereka belum pernah mengenyam kejuaraan nasional, nah itu yang perlu kita sikapi lebih awal agar mereka terbiasa, terutama secara mental,” ucapnya

Pada satu bulan awal, para atlet tarung derajat yang terpilih tersebut melakukan latihan fisik terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan teknik-teknik bertarung.

Wisna mengatakan, pemusatan latihan saat ini dilakukan 2 kali seminggu selama 2,5 jam lamanya dan akan meningkat seiring berjalannya waktu nanti.

Evaluasi pun akan dilakukan setiap bulan agar dapat mengetahui perkembangan dari para atlet tarung derajat tersebut, jika para atlet setelah dievaluasi tidak ada perubahan maka kemungkinan atlet tersebut akan didegradasi dan digantikan dengan atlet yang lain.

Baca: PSPS Bakti Negara Gubernur Cup 2019 Ajang Penjaringan Atlet Silat Berprestasi

Baca: Persiapan Pengprov FPTI Bali Jelang Pra PON 2019

Baca: 14 Perenang Diprediksi Bisa Lolos Pra PON 2019, Ini Persiapan Lain dari Pengprov PRSI Bali

“Nanti kita akan membuat grafik, masing-masing (atlet) ada rapotnya, nanti terlihat perubahannya seperti apa, evaluasinya setiap bulan, masing-masing (atlet) nanti kita akan tahu kelemahannya dimana dan kita harus polesnya di sana, dari sana kita harapkan hasilnya. Kalau memang tidak ada perubahan, kemungkinan juga bisa akan kita geser dan ganti, karena hasilnya tidak bagus, kemungkinan akan kita ganti, ada yang juara yang lain kita bisa panggil, “tambahnya.

Selain itu atlet tarung derajat yang sudah terpilih ini diharapkan dapat memperoleh medali emas saat Porporv Bali 2019 di Tabanan nanti, jika para atlet terpilih tersebut tidak mendapatkan medali emas kemungkinan akan didegradasi.

 “Di September 2019 kita kan ada Porprov Bali 2019, jadi mereka ini boleh kembali ke kabupaten/kotanya masing-masing. Pada saat di Porporv Bali nanti mereka harus wajib mendapatkan medali emas dan menang mutlak, jika kemenangan mereka mepet sedikit, selisihnya sedikit menang akan dievaluasi, yang kalah dinilai ulang dengan pemenang ataupun dengan yang kelasnya ataupun selisih nilainya sedikit ,” ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved