Ribut-ribut Soal 'Tari Sekar Gumitir' Sebagai Maskot Bangli, Made Gianyar Sebut Baru Wacana

Rencana pemerintah Kabupaten Bangli menjadikan bunga gumitir sebagai maskot kabupaten, sempat memantik reaksi sejumlah masyarakat

Ribut-ribut Soal 'Tari Sekar Gumitir' Sebagai Maskot Bangli, Made Gianyar Sebut Baru Wacana
Tribun Bali/Fredey Mercury
Pementasan Tari Sekar Gumitir di Wantilan Desa Penglipuran, Bangli, Senin (28/1/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Rencana pemerintah Kabupaten Bangli menjadikan bunga gumitir sebagai maskot kabupaten, sempat memantik reaksi sejumlah masyarakat, yang disampaikan melalui sebuah forum di sosial media.

Tidak sedikit masyaraat yang kurang setuju, dan gumitir bukan bunga asli ataupun banyak terdapat di Bangli.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bangli I Made Gianyar saat ditemui Jumat (1/2/2019) menjelasakan, awal mula muncul ide bunga gumitir sebagai maskot kabupaten saat dirinya bertemu dengan Bupati Tabanan pada suatu acara.

Pada saat itu, ditampilkan pula tari maskot Kabupaten Tabanan, yakni Tari Sekar Sandat.

Diakui Gianyar, saat itu terjadi perdebatan dengan bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti.

Pasalnya, sebelum Eka Wiryastuti menjabat sebagai bupati, Tari Sandat ini telah diciptakan pada masa kepemimpinan mantan Bupati Bangli, I Nengah Arnawa.

“Setelah itu, saya ditanya terkait Perda-nya, dan langsung saya telepon Kadis Pariwisata untuk menanyakan hal itu. Ternyata, Bangli memang belum ada Perda terkait maskot ini. Sehingga saya tidak jadi bersengketa dengan Bupati Tabanan,” ujarnya.

Selain bunga sandat, beberapa jenis bunga lainnya juga sudah digunakan oleh kabupaten lain.

Seperti pucuk bang, yang digunakan oleh Kabupaten Gianyar, ataupun bunga Jepun yang juga telah digunakan oleh Kabupaten Badung.

Ide menjadikan bunga gumitir sebagai Bangli'>maskot Kabupaten Bangli muncul sekitar setahun lalu, saat mengantarkan almarhum istrinya melakukan pengobatan alternatif.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved