Tabloid Indonesia Barokah Tersebar di Buleleng Sejak Awal Januari 2019

Seperti diketahui, isi dari tabloid tersebut memunculkan dugaan kampanye hitam jelang Pilpres 2019.

Tabloid Indonesia Barokah Tersebar di Buleleng Sejak Awal Januari 2019
(KOMPAS.com/DEAN PAHREVI)
Tabloid Indonesia Barokah yang diduga tendensius terhadap salah satu Capres-Cawapres, Jumat (25/1/2019).

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA -Tabloid Indonesia Barokah kini telah tersebar di wilayah Bumi Panji Sakti.

Jumlahnya mencapai sembilan eksemplar, yang diperkirakan telah beredar sejak awal bulan Januari lalu.

Seperti diketahui, isi dari tabloid tersebut memunculkan dugaan kampanye hitam jelang Pilpres 2019.

Sebelumnya, timses Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno telah melaporkan Tabloid Indonesia Barokah melalui jalur hukum.

Hal ini disebabkan lantaran isi dari tabloid tersebut dianggap tendensius dan menyudutkan capres dan cawapres nomor urut 2.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian pun mengatakan jika pihaknya masih mempelajari isi dari tabloid tersebut.

Sehingga belum dapat dipastikan apakah mengandung unsur pelanggaran atau pidana.

Di Buleleng, tabloid dengan jumlah 16 halaman itu beredar di wilayah Kecamatan Gerokgak sebanyak empat eksemplar, dan Kecamatan Buleleng sebanyak lima eksemplar.

Sedangkan satu eksemplar gagal diserahkan lantaran alamat penerima tidak jelas, sehingga masih tertahan di kantor Pos Singaraja.

Demikian diakui Manajer Pos Trans Kantor Pos Singaraja, Nico Ganda saat ditemui Jumat (1/2/2019).

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved