Pilpres 2019

Pujian dan Sindiran Jokowi Soal Kasus Ratna Sarumpaet: Untungnya Mbak Ratna Itu Jujur

Jokowi mengaku telah mengenal lama sosok Ratna Sarumpaet sebagai orang yang berani dan jujur.

Pujian dan Sindiran Jokowi Soal Kasus Ratna Sarumpaet: Untungnya Mbak Ratna Itu Jujur
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Calon Presiden Joko Widodo bersama Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin menemui relawan di Tugu Proklamasi, Jakarta, Jumat (21/9/2018). Capres dan Cawapres Joko Widodo dan Ma'ruf Amin menyempatkan menyapa relawan sebelum berangkat menuju gedung KPU RI untuk melakukan prosesi pengambilan nomor urut Pilpres 2019. 

TRIBUN-BALI.COM, - Dalam kunjungannya ke Semarang, Jawa Tengah, Calon Presiden (Capres) petahana Joko Widodo (Jokowi) menyinggung soal Ratna Sarumpaet

Jokowi mengaku telah mengenal lama sosok Ratna Sarumpaet sebagai orang yang berani dan jujur.

Hal tersebut sudah dibuktikannya, saat sebagian orang menyebut lebamnya muka Ratna Sarumpaet karena habis dipukuli oleh orang yang tidak dikenal.

Tetapi, Ratna Sarumpaet kemudian mengaku kepada publik habis operasi plastik.

"Katanya dianiaya, mukanya babak belur, lalu konferensi pers, menuduh-nuduh kita. Untungnya Mbak Ratna itu jujur. Sehingga waktu terakhir sudah ramai, beliau sampaikan apa adanya. Saya acungi jempol pada Mbak Ratna Sarumpaet ngomong apa adanya," ucap Jokowi dalam acara dukungan dari Koalisi Alumni Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (3/2/2019).

 
"Yang enggak benar itu yang ngabarin katanya babak belur, digebukin, dianiaya, itu enggak benar. Itu maunya apa sih? Maunya sebetulnya apa?" Sambung Jokowi yang disambut tepuk tangan hadirin.

Baca: Pernah Maju Bareng sebagai Paslon di Pilpres 2004, Siswono Ungkap Sosok Amien Rais

Jokowi menilai, tujuan penyebaran berita bohong tersebut untuk menggiring opini masyarakat, bahwa pemerintah saat ini sudah melakukan kriminalisasi.

"Nuduh kita kriminalisasi, itu sebetulnya arahnya, tapi masyarakat sekarang ini cerdas dan masyarakat pintar-pintar, dipikir masyarakat masih bodoh-bodoh," papar Jokowi.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan, dalam kontestasi Pilpres 2019, kabar bohong atau kedustaan yang ada di masyarakat setiap hari bukan malah berkurang, tetapi malah bertambah banyak.

"Jangan sampai kita biarkan hoaks ini merajalela sampai ke desa-desa, sangat berbahaya sekali. Saya berikan contoh, katanya ada tujuh kontainer yang sudah dicoblos. Tujuh kontainer itu kalau saya hitung 80 juta kertasnya (surat suara). Begitu dijawab diem," bebernya.

"Besoknya keluar lagi selang darah dipakai sampai 40 kali. Dijawab lagi dari rumah sakit RSCM, diam," tambah Jokowi. (Seno Tri Sulistiyono)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Jokowi: Saya Acungi Jempol pada Ratna Sarumpaet, yang Enggak Benar yang Konferensi Pers Nuduh Kita, 

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved