Bupati dan Wabup Sidak Pasar Galiran, Banyak Kios Lakukan Pelanggaran

Sebanyak 13 pedagang mendapat peringatan karena dinilai melanggar peraturan menjual dagangan tidak sesuai peruntukan kios

Bupati dan Wabup Sidak Pasar Galiran, Banyak Kios Lakukan Pelanggaran
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Wakil Bupati Klungkung melalukan sidak di Pasar Umum Galiran, Klungkung, Jumat (8/2/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta melakukan sidak di Pasar Umum Galiran, Klungkung, Jumat (8/2/2019).

Sebanyak 13 pedagang mendapat peringatan karena dinilai melanggar peraturan menjual dagangan tidak sesuai peruntukan kios.

Apabila dalam dua hari kedepan pelanggaran itu masih terjadi, Bupati Suwirta menegaskan akan menutup paksa dan mencabut izin hak guna pakai kios tersebut.

Baca: Antisipasi Pohon Tumbang, Petugas Gabungan Pangkas Pohon Perindang di Jalur Denpasar-Singaraja

Baca: MBanking Telkomsel Berikan Award Kepada Mitra Bank

Didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung, Wayan Ardiasa, Bupati Suwirta memantau satu persatu kios di Pasar Umum Galiran.

Dari sekian banyak kios yang seharusnya digunakan untuk menjual makanan dan minuman, Bupati Suwirta menemukan 13 kios yang menjual dagangan tidak sesuai peruntukan.

Bupati Suwirta langsung menegur para pedagang tersebut.

Baca: Keberadaan Mandala Shoji Terendus Aparat di Kota Ini, Polisi Akan Jemput Paksa

Baca: Baru Menikah 3 Menit, Mempelai Wanita Ini Langsung Ceraikan Calon Suaminya Gara-Gara Tersandung

Apabila dalam waktu dua hari atau sampai hari Minggu (10/2/2019) para pedagang tidak mengindahkan teguran atau masih melakukan pelanggaran, Bupati Suwirta menegaskan di hari berikutnya akan melakukan penutupan paksa dan pencabutan hak guna pakainya.

“Apabila dalam waktu dua hari ini masih ada pelanggaran, maka kios akan saya tutup dan hak guna pakainya akan dicabut,” tegas Suwirta.

Ditempat terpisah, menindaklanjuti pengaduan dari masyarakat, Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta melakukan pemantauan di lantai 3 Blok D Pasar Umum Semarapura.

Baca: Aska Si Balita Lucu yang Lahir dari Kartu JKN-KIS

Baca: Vonis 12 Tahun Penjara untuk Onny, Terlibat Peredaran Narkotika Jaringan Afrika

Pengaduan tersebut terkait surat peringatan yang ditujukan kepada salah satu pedagang yang dinilai melanggar dengan menjual dagangan tidak sesuai peruntukan kios.

Bangunan blok D Pasar Umum Semarapura khususnya lantai 3 saat ini diperuntukkan bagi pedagang anyaman.

Dari informasi yang diperoleh, pedagang yang melakukan pelanggaran tersebut selain menjual anyaman juga berjualan sarana upacara atau alat upacara yang terbuat dari bahan fiber.

Selain itu, di lokasi itu Wabup Kasta juga menemukan satu kios yang menjual makanan dan minuman.

Atas kondisi ini, Wabup Kasta meminta UPT Pasar maupun dinas terkait untuk segera menindaklanjuti permasalahan ini. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved