Hujan Lebat Akibatkan Sebuah Bale Mundak dan Palinggih Taksu di Tabanan Longsor

Selain longsor yang menutup akses jalan, peristiwa tanah longsor juga terjadi di wilayah Penebel.

Hujan Lebat Akibatkan Sebuah Bale Mundak dan Palinggih Taksu di Tabanan Longsor
BPBD Tababan
Sebuah Bale Mundak milik warga di Banjar Babakan, Desa Sangketan, Kecamatan Penebel, Tabanan, mengalami longsor pada Sabtu (9/2/2019) sekitar pukul 05.30 Wita 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Selain longsor yang menutup akses jalan, peristiwa tanah longsor juga terjadi di wilayah Penebel.

Peristiwa longsor itu terjadi di Banjar Babakan, Desa Sangketan, Kecamatan Penebel, Tabanan, Sabtu (9/2/2019) sekitar pukul 05.30 Wita.

Sebuah bale mundak milik Nengah Suanda (62) mengalami longsor.

Bangunan berukuran 7x4 meter ini mengalami longsor berbarengan dengan sebuah palinggih taksu milik korban.

Baca: Hujan Deras Sejak Kemarin Sore Ruas Jalur di Tabanan Terputus Karena Tanah Longsor

Baca: Polres Tabanan Amankan Empat Pengguna Sabu di 3 Lokasi Berbeda

Baca: Bank Sampah Cemara Pangkung Tabanan Olah Sampah Plastik Jadi Minyak

Peristiwa tersebut disebabkan oleh hujan lebat yang terjadi pada Jumat malam. Namun saat ini sudah ditangani oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Tabanan dengan masyarakat setempat.

"Iya selain menutup akses jalan di wilayah Pupuan, longsor juga terjadi di Penebel. Sebuah bale mundak milik warga yang longsor," ucap Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan, I Putu Trisna Widyatmika, Sabtu (9/2/2019).

Dia mengimbau, untuk seluruh masyarakat agar selalu waspada di manapun dan kapanpun. Sebab cuaca saat ini kerap berpotensi mengalami bencana seperti tanah longsor dan pohon tumbang.

"Kami imbau seluruh masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati ketika cuaca ekstrem terjadi," imbaunya. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved