Tari Sakral Sang Hyang Jaran Sempat Mati Suri Selama 78 Tahun

Pulau Bali memiliki jenis kesenian dan kebudayaan yang beragam mulai dari ukiran, pakaian, kerajinan, alat musik hingga tarian.

Tari Sakral Sang Hyang Jaran Sempat Mati Suri Selama 78 Tahun
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Sesolahan sanghyang Jaran di pura Dalem Kedewatan Sanur, Jumat (8/2/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pulau Bali memiliki jenis kesenian dan kebudayaan yang beragam mulai dari ukiran, pakaian, kerajinan, alat musik hingga tarian.

Tarian di Bali tentunya juga memiliki banyak jenisnya mulai dari tarian yang sekadar menghibur hingga tarian sakral.

Salah satu jenis tarian sakral yaitu Tari Sang Hyang Jaran yang hanya dipentaskan saat prosesi piodalan di Pura Dalem Kedewataan Sanur.

Pemangku Pura Dalem Kedewataan, Mangku Pemade Agung menyebutkan Tari Sang Hyang Jaran yang ditampilkan tiap Tilem Kajeng sempat fakum selama 78 tahun yakni tahun 1938 hingga tahun 2016.

"Secara filosofis secara nasional dan internasional "jaran" itu kan luar biasa. Sekarang kan dipakai satuan kan. Seperti kekuatan mesin itu mamakai satuan kuda. Dan itu kuda dianggap sangat kuat untuk menetralisir,"

"Selain itu, secara filosofi untuk mengusir bala hama di sawah maupun di desa-desa. Dulu ada grubug, waktu di peluasin di Pura Dalem, ida Sang Hyang Jaran bersedia tedun untuk melindungi kami,"

"Sekitar 3 tahun lalu pada 2016 kita mulai bangkitkan lagi. Yang terakhir itu tahun 1938 sempat fakum sampau tahun 2016. Karena yang nyungsung tidak ada. Itu lama prosesnya. Tahun 2016 itu muncul lagi," jelasnya saat ditemui Tribun Bali di Pura Dalem Kedewataan Sanur, Denpasar, Jumat (8/2/2019) malam.

Semenjak ada grubug, dibuatkan sebuah pelinggih khusus untuk melinggihkan kedua pratima berbentuk jaran tersebut

Prosesi Sang Hyang Jaran

Prosesi Sang Hyang Jaran Mesolah dimulai ketika ketua pemaksan membakar seluruh sabut kelapa yang telah disiapkan di halaman tengah Jaba Pura Dalem Kedewataan Sanur.

Halaman
12
Penulis: Noviana Windri
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved