Ungkap Masa Lalu Reva Alexa, Polisi Dinilai Tidak Etis oleh Akademisi Ini

Tersangka kasus narkoba, Reva Alexa, yang diketahui adalah seorang selebgram merupakan transgender.

Ungkap Masa Lalu Reva Alexa, Polisi Dinilai Tidak Etis oleh Akademisi Ini
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Tersangka selebgram Aca alias Reva Alexa dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono bersama Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Doni Alexander, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (7/2/2019). Tim Unit 3 Subdit II Psikotropika Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya berhasil menangkap dua orang tersangka diantaranya Is alias Iwan dan seorang selebgram sekaligus model video klip Aca alias Reva Alexa terkait kasus tersebut dengan barang bukti yang diamankan berupa sabu seberat 0,28 gram dan lima buah alat hisap. 

TRIBUN-BALI.COM - Tersangka kasus narkoba, Reva Alexa, yang diketahui adalah seorang selebgram merupakan transgender.

Publik pun hangat memperbincangkan sosok Reva Alexa

Identitas masa lalu Reva Alexa pertama kali diungkap oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Argo Yuwono.

"Namun, pada bulan Agustus 2018, berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Singkawang Kalimantan Barat, yang bersangkutan berganti jenis kelamin dari laki-laki menjadi perempuan dengan nama Anggi alias ACA," kata Argo dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (7/2/2019) seperti dilansir Tribunnews.

Reva Alexa.
Reva Alexa. (Instagram)

Dikutip Tribun Bali dari Kompas.com, persoalan pengungkapan masa lalu Reva Alexa pun menuai komentar dari para pemerhati. 

Lalu pertanyaannya, terkait pengungkapan identitas asli seorang narapidana, bagaimana pakar gender dan seksualitas memandangnya?

Etiskah hal tersebut dilakukan?

Irwan Hidayana, dosen dan peneliti Antropologi Gender dan Seksualitas Universitas Indonesia (UI) menyayangkan hal yang dilakukan polisi.

Menurutnya, pengungkapan identitas asli sebenarnya tidak perlu dilakukan dan tidak etis.

"Terkait kasus Reva ini, dia berganti nama atau berganti gender kan sudah dilakukan oleh pengadilan. Berarti dia secara hukum sudah sah diakui berganti (nama dan seks), yang tadinya laki-laki kemudian jadi perempuan," kata Irwan dihubungi Kompas.com, Jumat (8/2/2019).

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved