Arnawa Belum Tahu Remisi Susrama Dicabut Presiden Jokowi

Arnawa melalui saluran telepon mengaku belum mendengar pencabutan remisi itu, yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Arnawa Belum Tahu Remisi Susrama Dicabut Presiden Jokowi
Kolase Tribun Bali/Ant/Nyoman Budhiana
I Nengah Arnawa (kanan), mantan bupati Bangli sekaligus kakak Nyoman Susrama. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pencabutan remisi (pengurangan hukuman) untuk Nyoman Susrama ternyata belum didengar oleh pihak keluarga, salah satunya kakak kandung Susrama, I Nengah Arnawa.

Hal itu diungkapkan Arnawa saat dihubungi pada Sabtu (9/2).

Arnawa melalui saluran telepon mengaku belum mendengar pencabutan remisi itu, yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dia justru kembali menanyakan pada wartawan apakah remisi itu sudah pasti.

"Pencabutan (remisi)? Sudah pasti nike," ucap Arnawa dengan nada bertanya. 

Terlepas dari belum mendengar kabar mengenai pencabutan remisi yang diberikan pada adiknya, mantan Bupati Bangli periode 2000 hingga 2010 itu menyayangkan keputusan pembatalan remisi jika memang benar adanya.

Sebab Arnawa menilai, remisi yang diberikan menyangkut harkat dan martabat, termasuk hak azasi manusia, selain juga psikis (mental) seseorang.

Ia berharap agar Presiden Jokowi konsisten dengan keputusannya (yakni Keputusan Presiden/Keppres No. 29 tahun 2018), tentang pemberian remisi berupa perubahan hukuman dari pidana penjara seumur hidup menjadi pidana sementara tertanggal 7 Desember 2018 lalu. 

"Jangan karena ada tekanan pihak tertentu, keputusan itu dibatalkan. Itu kan kita sayangkan. Kok keputusan itu dibatalkan. Kan yang ngomong presiden. Bukan anak kecil lagi, dan ini keputusannya sudah matang, sudah sesuai dengan ketentuan. Kalau memang hak seseorang, sudah sesuai ketentuan lalu dibatalkan kan kecewa," ujar Arnawa. 

Sudah Tanda Tangan

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved