Ikuti Seminar Bahagia Dapat Tingkatkan Kualitas Kesehatan, Penderita Kanker Berharap Dapat Motivasi

Dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia, Yayasan Cahaya Cinta Kasih bekerja sama dengan Pink Ribbon-Support Group Gathering menggelar seminar

Ikuti Seminar Bahagia Dapat Tingkatkan Kualitas Kesehatan, Penderita Kanker Berharap Dapat Motivasi
Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
Yayasan Cahaya Cinta Kasih bekerja sama dengan Pink Ribbon - Support Group Gathering menggelar seminar "Bahagia Dapat Meningkatkan Kualitas Kesehatan Bagi Penyitas Kanker " di Nikki Metting Center, Gatsu Barat, Denpasar, Sabtu (9/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia 4 Februari, Yayasan Cahaya Cinta Kasih bekerja sama dengan Pink Ribbon - Support Group Gathering menggelar seminar "Bahagia Dapat Meningkatkan Kualitas Kesehatan Bagi Penyitas Kanker" di Nikki Metting Center, Gatsu Barat, Denpasar, Sabtu (9/2/2019).

Seminar ini bertujuan memberikan pemahaman bahwa rasa bahagia dapat meningkatkan kualitas kesehatan.

"Acara ini untuk memperingati Hari Kanker Sedunia.

Kita mengedepankan apa yang sudah dikemukakan oleh Kementerian Kesehatan yaitu CERDIK (Cek kesehatan rutin, Eliminasi asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang dan sehat, Istirahat yang cukup dan Kelola stres)," ucap dr. Rastho Mahotama.

Sementara, Bunda Arsaningsih selaku narasumber dalam seminar menyebutkan bahagia merupakan salah satu faktor penyembuhan kanker.

"Ini merupakan gathering bulanan dari komunitas cancer. Kita dari Soul ingin meningkatkan kualitas hidup mereka lebih baik. Mereka paham bagaimana mengolah rasa terutama membuat mereka lebih bahagia dalam kondisi sakit,"

Baca: Peneliti Temukan Obat Baru Bagi Penderita Kanker Stadium Lanjut dengan Kondisi Kanker Kebal Obat

Baca: Maket Panti Jompo dan RS Kanker Tarik Minat Pengunjung Indobuildtech Bali 2019

Baca: Mengandung Bahan Berisiko Kanker, BPOM Menarik Peredaran 5 Obat Darah Tinggi Ini

"Bagaimana mereka bisa secara batin mengolah rasa tetap bahagia. Karena dengan bahagia terjadi proses regenerasi sel yang membantu proses penyembuhan," jelasnya.

Lebih lanjut ia menambahkan peserta adalah para penderita dan penyitas kanker dan berharap dengan latihan metode Soul akan menjadi lebih sehat.

"Mereka yang datang adalah penderita dan penyitas. Mungkin 5 tahun lalu mereka menderita kanker, ada yang 3 tahun, ada yang masih menjalani terapi," tambahnya.

"Menurut dokter 80% penyakit ditimbulkan oleh faktor stres yang berkelanjutan. Untuk hidup sehat kita mencoba mengelola stres dengan metode soul dengan itu diharapkan mereka yang melakukan pelatihan ini akan mendapatkan proses energi yang bagus sehingga meregenerasi sel lebih baik dan mereka bisa lebih sehat," tambahnya.

Sebanyak 72 penderita dan penyitas kanker ikut menghadiri acara seminar "Bahagia Dapat Meningkatkan Kualitas Kesehatan Bagi Penyitas Kanker".

Salah satu penderita kanker paru-paru yang saat ini tengah menjalani rawat jalan, Made tirta Leningsih (47) menyebutkan kehadirannya adalah untuk memotivasi diri untuk melawan sakit yang ia derita.

"Sudah 2 tahun kanker paru-paru. Saat ini dalam perawatan rawat jalan. Dulu awalnya batuk-batuk tidak kunjung sembuh kemudiam cek dokter ternyata ada benjolan di paru-paru. Mudah-mudahan dengan saya datang ke sini saya bisa semangat melawan penyakit saya dan bisa sembuh," ucapnya kepada Tribun Bali, Sabtu (9/2/2019).

Penulis: Noviana Windri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved