Penghormatan untuk Fans, Lolot Libatkan Bali Rockers di Album Kesembilan

Sebagai bentuk penghormatan, Lolot melibatkan Bali Rockers sebagai produser di album penuh terbarunya

Penghormatan untuk Fans, Lolot Libatkan Bali Rockers di Album Kesembilan
Dok. Lolot
Lolot Band 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sejak dideklarasikan medio 2003 hingga kini, perjalanan karir musik pionir band rock alternatif berbahasa Bali, Lolot, tidak terlepas dari dukungan Bali Rockers (sebutan fans Lolot).

Sebagai bentuk penghormatan, Lolot melibatkan Bali Rockers sebagai produser di album penuh terbarunya.

Album kesembilan ini mempunyai makna tersendiri bagi band yang diawaki Made Bawa (vokal/gitar), Donnie Lesmana (gitar), Lanang (bass), dan Hendra (drum).

Rencananya album kesembilan Lolot ini akan dirilis bulan Februari 2019, seminggu sebelum launching.

Selain melibatkan Bali Rockers sebagai produser, uniknya Lolot melepas album ini dalam format paket. Tidak hanya Compact Disk (CD), dalam paket juga berisi baju, sticker, pick gitar, sertifikat serta tote bag (tas jinjing).

"Album baru ini akan kami rilis fisik dan digital. Proses produksinya murni dari kami sendiri. Di album ini kami melibatkan Bali Rockers sebagai produser. Artinya, sistem jual album kami pre order. Jadi proses produksinya melibatkan campur tangan Bali Rockers," jelas Manager Lolot, Agus Bim ditemui di studio pribadi milik Donnie Lesmana di Jalan Akasia V, Denpasar.

Bukan tanpa alasan Lolot merilis album terbarunya ini. Dikatakan Gus Bim, album ini merupakan sebuah apreasiasi Lolot untuk penggemar setianya, mereka yang senantiasa memberikan dukungan, baik dalam bentuk menonton konser atau pun membeli produk resmi Lolot.

"Bali Rockers selalu mendukung kami dan ini timbal baliknya. Album ini adalah sebuah bentuk penghargaan kami atas support dari Bali Rockers. Album ini dari mereka untuk mereka," ucapnya.

Sang vokalis, Made Bawa menyatakan, album ini mempunyai makna tersendiri yang amat sangat berarti dalam perjalanan musik Lolot.

"Di sini kami ingin menampilkan nilai historisnya, bagaimana di album ini kami merangkum perjalanan Lolot dari awal zaman kaset, sampai sekarang ini kami bisa tetap berkarya. Cerita perjalanan ini buat kami sangat berharga dan sesuatu yang tidak ternilai. Saya ingin mereka menghargai masa lalu. Tanpa ada masa lalu, tidak akan ada masa sekarang ini," cetusnya.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved