Pilpres 2019

Setelah Memilih Diam Lama, Ustaz Yusuf Mansur Akui Pilih Dukung Jokowi Meski Sempat Dilarang

Ustaz Yusuf Mansur akhirnya memilih angkat bicara terkait dukungannya terhadap Presiden Jokowi.

Setelah Memilih Diam Lama, Ustaz Yusuf Mansur Akui Pilih Dukung Jokowi Meski Sempat Dilarang
Warta Kota/Nur Ichsan
Ustad Yusuf Mansyur, menjawab pertanyaan wartawan usai secara simbolis menyerahkan bantuan sedekah berupa Kitab Suci Al Qur an sebanyak 45 ribu exemplar kepada warga Kampung Ketapang, Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa (1/9/2015). Pemberian kepada warga yang bermukim di sekitar Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Qur an ini sebagai bentuk syukur kepada Alloh atas kesembuhannya pasca smembuh dari penyakit. 

TRIBUN-BALI.COM - Ustaz Yusuf Mansur akhirnya memilih angkat bicara terkait dukungannya terhadap Presiden Jokowi

Usai memilih puasa bicara soal pilihannya, Ustaz Yusuf Mansur mengungkapkan dukungannya kepada Presiden Jokowi.

Kesan dan pandangan pribadi Ustaz Yusuf Mansur membuat ramai media sosial setelah diunggah di akun instagram, Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, Jumat (8/2/2019).

Dari unggahan foto tangkap layar pesan WhatsApp tersebut, Ustaz Yusuf Mansur membeberkan apa yang selama ini ia pendam.

 
Yusuf Mansur bercerita banyak hal, namun satu di antaranya mengenai dukungannya kepada Jokowi.

Ia mengaku mendapat penolakan saat itu ketika menegaskan dukungannya untuk Jokowi.

Dituliskannya, Jokowi mengkhawatirkan nasib bisnis pembayaran Paytren yang merupakan milik Ustaz Yusuf Mansur.

"Saya dah lama pengen bicara. Tapi dilarang beliau, Demi Allah. Beliau berulang kali bilang. jangan bela saya. Kasianin Paytren. Ntar ditinggal ummat. Berkali2,"tulis Yusuf Mansur.

Yusuf Mansur juga menuliskan keinginannya untuk terlibat juga sempat dibahas oleh Ketua Umum PDIP, Megawati, Wapres Jusuf Kalla hingga Ketua Tim Kemenangan Nasional (TKN) Erick Thohir.

Disebutkannya, Mantan Ketua Mahkamah Konsitutusi, Mahfud MD menyampaikan Jokowi mengatakan kepadanya hal itu tidak perlu lantaran Ustaz Yusuf Mansur sedang berjuang membangun ekonomi umat.

Halaman
123
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved