Bersyukur Remisi Susrama Dicabut, Istri Prabangsa: Feeling Saya Kuat Harus Dicabut

Istri wartawan Jawa Pos Radar Bali (alm) AA Narendra Prabangsa, AA Sagung Mas Prihatini, bersyukur remisi pembunuh suaminya, I Nyoman Susrama, akhirny

Bersyukur Remisi Susrama Dicabut, Istri Prabangsa: Feeling Saya Kuat Harus Dicabut
Tribun Bali/Rino Gale
Istri (alm) AA Prabangsa, AA Sagung Mas Prihatini (kanan), memberi keterangan kepada awak media di Denpasar, Minggu (10/2/2019). Sagung Mas bersyukur remisi Susrama dicabut. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Istri wartawan Jawa Pos Radar Bali (alm) AA Narendra Prabangsa, AA Sagung Mas Prihatini, bersyukur remisi pembunuh suaminya, I Nyoman Susrama, akhirnya dicabut.

Sagung Mas pun menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan pers yang peduli dan terus berjuang atas kasus ini. 

"Saya tahu kabar remisi dicabut itu awalnya dari berita online. Sempat kaget dan bersyukur, yang pasti itu berkat Tuhan, bahwa remisi itu telah dicabut," ujarnya kepada awak media, Minggu (10/2).

Ia mengaku punya feeling sangat kuat remisi itu dicabut oleh Presiden Joko Widodo. Hal ini berdasarkan perjuangan yang dilakukan rekan-rekan pers dari berbagai daerah.

"Feeling saya harus dicabut, karena mengingat perjuangan teman-teman 10 tahun lalu untuk mengungkap kasus ini penuh perjuangan sekali," ungkap ibu dua anak ini.

"Sekali lagi saya sangat berterimakasih atas perhatian temen-teman yang berjuang hingga remisi ini dicabut. Tidak bisa berkata bagaimana cara berterimkasih. Saya merasa sangat terharu, bahagia, ternyata saya tidak sendiri untuk berjuang. Seorang istri dan ibu merasa pahit untuk menghadapinya. Sangat berharap kejadian ini jangan berulang, karena trauma dengan kejadian seorang suami yang dibunuh sangat keji. Saya akan terus berdoa agar tetap dicabut," imbuh wanita yang kini bekerja di PMI Badung ini.

       

Kajian Profiling

Sementara itu, pemberian remisi oleh Presiden Joko Widodo kepada 115 narapidana seumur hidup, termasuk Susrama, melalui Keputusan Presiden (Keppres) No 29/2018 dinilai masih menyisakan tanya.

Terutama, jika dilihat dari segi prosedur dan ketentuan hukum yang masih dinilai ambigu.

Halaman
123
Penulis: Rino Gale
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved