Dari 49 SMP, 38 SMP di Karangasem Tak Siap UNBK, Ini Penyebabnya

Dari 49 SMP di Karangasem, sebanyak 38 sekolah menyatakan tak siap mengkuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK

Dari 49 SMP, 38 SMP di Karangasem Tak Siap UNBK, Ini Penyebabnya
Tribun Bali / Lugas Wicaksono
Sejumlah siswa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMAN 1 Singaraja, Bali, Senin (4/4/2016). (ilustrasi) 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Dari 49 SMP di Karangasem, sebanyak 38 sekolah menyatakan tak siap mengkuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

Sedangkan sisanya, 11 sekolah, telah menyatakan siap mengelar UNBK tahun 2019.

Kabid SMP, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Karangasem, Wayan Sarya menjelaskan, 38 sekolah tetap mengusulkan ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP) karena minimnya fasilitas.

"Peralatan komputer yang ada di sekolah tidak mencukupi. Setiap sekolah memiliki 5 - 10 unit komputer, tidak cukup untuk mengakomodir peserta ujian nasional," aku Wayan Sarya, Senin (11/2/2019) kemarin.

Perangkat penunjang, seperti internet, juga jadi alasan pihak sekolah untuk tidak melaksanakn UNBK.

Beberapa sekolah di atas pegunungan kesulitan sinyal. Jika dipaksakaan, khawatir berimbas pada peserta ujian saat menjawab soal ujiannya.

Kepala Disdikpora Karangasem, Gusti Ngurah Kartika, mengutarakn hal sama. Hampir semua sekolah mengeluhkan sarana terutama sekolah yang berada di pedalaman.

Baca: Dinas Pendidikan Denpasar Gelontorkan Dana Rp 90 Juta untuk Sewa Komputer saat UNBK SMP

Baca: 39 SMP di Denpasar Siap UNBK, Sisanya UNKP

Pertimbangan ini membuat sebagian sekolah tidak siap ujian komputer.

Sarya menambahkan, Disdikpora Karangasem berencana menganggarkan pengadaan komputer dan server tahun mendatang untuk beberapa SMP.

Pihaknya juga akan mengusulkan pengadaan ke Kementrian Pendidikan dan Pemerintah Provinsi.

"Kita akan terus berupaya agar SMP bisa menggelar ujian nasional berbasis komputer. Masalah ini akan kita tangani secara bertahap," janji Gusti Ngurah Kartika, yang juga pernah menjadi Guru Eksak di Kecamatan Sidemen.

Untuk diketahui, sekolah yang siap mengikuti UNBK sebanyak 11. Yakni SMP 1 Kubu, SMP 1 Abang, SMP 2 Abang, SMP 5 Amlapura, SMP 1 Manggis, SMP 2 Manggis, SMP 3 Manggis, SMP 1 Sidemen, SMP 2 Selat, SMP 1 Rendang, dan MTs Negeri Amlapura.

Sekolah yang menggelar UNBK bekerja sama dengan SMA / SMK terdekat. Biasanya mereka bergiliran memakai komputer.

"Untuk sekolah yang siap mengikuti UNBK sudah gelar simulasi bulan kemarin," tambah Sarya, yang merupakan mantan Kepala Sekolah SMP 5 Amlapura ini. (*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved