Kamera Analog Tak Lekang Waktu, Analog Bali Ajak Penggemar Hunting Bareng

Sekelompok anak muda masih menggandrungi kamera analog yang terlihat dari banyaknya tagar #analogbali yang bersliweran di media sosial

Kamera Analog Tak Lekang Waktu, Analog Bali Ajak Penggemar Hunting Bareng
Istimewa/komunitas Analog Bali
Komunitas Analog Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kamera digital menawarkan sisi praktis bagi penggunanya. Hanya dengan satu kali klik, obyek di depan mata bisa terekam dalam bentuk gambar.

Hasil potret pun bisa langsung dilihat. Jika tak puas dengan hasilnya, tinggal tekan saja tombol hapus.

Namun fitur ini tak ada dalam kamera analog. Media penyimpan berupa roll film yang digunakan tak memungkinkan pengguna seenaknya menghapus gambar.

Jumlah foto yang bisa diambil tergantung pada ketersediaan roll film yang masih kosong. 

Bagi mereka yang sudah akrab dengan digital, analog barangkali bukan barang yang praktis.

Namun sekelompok anak muda masih menggandrungi hal yang bersifat klasik ini. Hal ini terlihat dari banyaknya tagar #analogbali yang bersliweran di media sosial.

Tagar ini biasa digunakan bagi mereka yang mem-posting foto yang diambil dengan kamera analog, dengan objek benda atau peristiwa yang terjadi di Bali.

Akun Instagram @analog.bali pun menjadi media mempublikasikan foto-foto tersebut.

Dwi Agung Wicaksono adalah sosok di balik akun Instagram @analog.bali.

Menurut penuturannya, akun ini ia buat sebagai respon atas karya fotografi yang masih setia menggunakan kamera analog.

Halaman
123
Penulis: Ni Putu Diah paramitha ganeshwari
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved