Pengprov TI Bali Adakan Pelatda untuk Persiapan Hadapi Pra PON 2019

Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Bali mengadakan pemusatan latihan daerah (pelatda) untuk persiapan menghadapi Pra PON 2019 cabang olahraga taekwondo

Pengprov TI Bali Adakan Pelatda untuk Persiapan Hadapi Pra PON 2019
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
A.A Ngurah Lanang Agung Ananda di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali, Minggu (10/2/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Bali mengadakan pemusatan latihan daerah (pelatda) untuk persiapan menghadapi Pra PON 2019 cabang olahraga (cabor) taekwondo.

Ketua Umum Pengprov taekwondo Indonesia (TI) Bali, A.A Ngurah Lanang Agung Ananda yang ditemui di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali, Minggu (10/2/2019) mengatakan persiapan Pra PON 2019 telah dilakukan.

Sebanyak 21 atlet taekwondo pilihan dari kabupaten/kota yang ada di Bali telah dipanggil untuk melakukan pelatda di Denpasar.

“Kita kan ada pelatda jangka panjang, pelatda jangka panjang ini sudah memanggil 21 atlet kemudian sudah melakukan degradasi juga. Tim inti belum dibentuk tetapi pelatda itu sudah menjalankan programnya. Pelatda itu sudah berjalan sejak bulan Januari kemarin, dipusatkan di GOR Lila Bhuana,” ujarnya.

Ia berkata para atlet yang terpilih tersebut telah melakukan latihan hampir setiap hari, latihan yang dilakukan sekarang pun masih fokus di latihan fisik.

Baca: Fokus ke Kelas Putri, Kodrat Bali Gelar Pemusatan Latihan Menuju Pra PON 2019.

Baca: Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Bali Fokus ke Persiapan PON 2020

Baca: Semasa Sekolah Sempat Ikut Taekwondo, Yosiani Kini Justru Jatuh Cinta dengan Sepakbola

“Latihannya setiap hari, selang-seling antara teknik sama fisik. Sekarang di Walikota Cup 2019 ini ada atlet-atlet (pilihan tersebut) yang diturunkan untuk main namun kami tidak menargetkan mereka harus menang karena saat sekarang pelatda Bali itu bukan menuju pertandingan programnya tetapi masih pembentukan otot dan bentuk tendangan yang lebih bagus, lebih ke fisik. Kita tidak menargetkan mereka menang, main mereka pasti biasa-biasa saja, belum memainkan ciri khasnya pelatda Bali tetapi kualitas teknisnya pasti lebih bagus,” tambahnya.

Ananda berujar untuk jadwal pasti Pra PON 2019 cabang olahraga taekwondo kemungkinan akan diputuskan saat musyawarah nasional (Munas) Taekwondo Indonesia yang rencananya berlangsung pada Febuari atau Maret 2019.

Ia berharap untuk Pra PON 2019 nanti para atlet taekwondo yang dikirim dapat lolos sebanyak-banyaknya ke PON 2020 di Papua serta ia menargetkan cabor taekwondo mendapatkan satu medali emas di PON 2020.

“Target medali sudah kita tetapkan, kita enggak muluk-muluk kok Bali itu dapatkan satu medali emas saja itu sudah lumayan, sudah bagus di PON 2020, kalau di Pra PON 2019 (target) lolos sebanyak-banyaknya ke PON 2020 karena kita kejar tiket kan apalagi dengan kondisi KONI Bali seperti saat sekarang kita minimal harus masuk 5 besar baru akan kita berangkatkan ke PON 2020, kita akan pilih, tapi kita serahkan pertimbangan itu ke KONI,” ujarnya. (*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved