Terekam Kamera Warga, Begini Detik-detik Awan Panas Meluncur dari Puncak Gunung Merapi

Gunung Merapi di Yogyakarta kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkaniknya, Senin (11/2/2019).

Terekam Kamera Warga, Begini Detik-detik Awan Panas Meluncur dari Puncak Gunung Merapi
TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI GHOZALI
ilustrasi Gunung Merapi 

"Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi," kata dia.

"Jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," ucap dia.

Awan panas guguran teramati terjadi pada tanggal 7 Februari 2019 ke arah Kali Gendol.

Awan panas guguran terjadi pada pukul 18.28 WIB, dengan jarak luncur 2.000 meter, amplitudo 70 mm dan durasi 215 detik.

Kegempaan Gunung Merapi dalam minggu ini tercatat 1 kali gempa awan panas (PF), 25 kali gempa hembusan (DG), 2 kali gempa vulkanik dangkal (VTB), 4 kali gempa fase banyak (MP), 377 kali gempa guguran (RF), 11 kali gempa low frekuensi (LF), dan 7 kali gempa tektonik (TT).

Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih tinggi dari minggu sebelumnya.

Pada minggu ini, terjadi hujan di Pos Pengamatan Gunung Merapi dengan intensitas curah hujan tertinggi sebesar 50 mm/jam selama 30 menit di Pos Babadan pada tanggal 1 Februari 2019.

Tidak dilaporkan terjadi lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi.

"Pemerintah daerah direkomendasikan untuk menyosialisasikan kondisi Gunung Merapi saat ini," kata dia.

(*)

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved