Warga Desa Punggul Geger, Ida Bagus Japa Tusuk Ulu Hatinya Dengan Pengutik Untuk Membuat Jejahitan

Ida Bagus Japa meninggal dalam perjalanan ke RSUD Mangusada, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung.

Warga Desa Punggul Geger, Ida Bagus Japa Tusuk Ulu Hatinya Dengan Pengutik Untuk Membuat Jejahitan
Istimewa / Polsek Abiansemal
Ida Bagus Japa tusuk dirinya sendiri dengan pengutik, Senin (11/2/2019) 

Kapolsek Abiansemal IB. Putu Mertayasa saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Bahkan ia mengatakan Ida Bagus Japa meninggal dalam perjalanan ke RSUD Mangusada, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung.

Ia pun menduga korban nekat melakukan hal tersebut karena frustasi akibat penyakit yang dideritanya.

“Menurut penuturan anaknya, korban menderita sakit sesak nafas dari dulu. Mungkin karena tidak kuat dia nekat,” ujarnya Senin (11/2/2019).

Ia pun menjelaskan, setelah diketahui adanya informasi tersebut, pihaknya langsung menuju ke TKP untuk melakukan penindakan.

Dari beberapa saksi-saksi yang dimintai keterangan, korban memang diduga karena menderita sakit tahunan hingga membunuh dirinya sendiri.

“Kami menanyakan kepada saksi-saksi dan mengamankan pengutik yang digunakan korban,” paparnya.

Menurutnya saat ini mayat jenazah korban masih di RSUD Mangusada

Di sisi lain, Ida Bagus Eka Giri Artha, yang merupakan keponakan korban pun mengatakan hal yang sama.

Menurutnya pamannya itu sudah menderita penyakit sesak dan asma sejak lama.

Bahkan ia menduga, pamannya nekatnya melakukan bunuh diri karena tidak tahan akan penyakitnya.

“Mungkin beliau tidak tahan sehingga mengambil jalan pintas,” ujarnya singkat. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved