Curi Ponsel Made Wirawan, Da Silva Diciduk Saat Berobat di Dokter

Da Silva menjadi tersangka kasus pencurian dua buah Ponsel. Ia diciduk ketika sedang berobat di dokter di kawasan Negara.

Curi Ponsel Made Wirawan, Da Silva Diciduk Saat Berobat di Dokter
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Da Silva (pojok kanan) dan tiga tersangka pencurian lainnya saat ditunjukkan ke awak media, Senin (11/2/2019) kemarin. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Heri Da Silva (31) warga Banjar Ketapang Muara, Kecamatan Negara, Jembrana diciduk Polisi.

Da Silva menjadi tersangka kasus pencurian dua buah Ponsel. Ia diciduk ketika sedang berobat di dokter di kawasan Negara.

Kasatreskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Pramagita menyatakan, tersangka ditangkap atas pencurian dua buah ponsel milik I Made Benny Wirawan (27) warga Tegal Badeng Barat Kecamatan Negara, Jembrana.

Tersangka melakukan aksi pencurian itu sendirian karena kepepet biaya berobat sakitnya, dan kebutuhan ekonomi lainnya. Alhasil, ia pun dijebloskan ke penjara karena aksinya itu.

"Tersangka kedapatan mencuri saat korban sedang tertidur pulas di mess tempatnya bekerja," ucap Yogie, Selasa (12/2/2019).

Yogie menuturkan, kejadian pencurian terjadi Januari 2019 lalu. Saat itu, korban sedang tertidur pulas sekitar pukul 02.00 Wita dini hari.

Di saat yang sama datanglah, Da Silva yang melihat kamar tidak terkunci dan kemudian mengambil Ponsel milik korban.

Da Silva pun diburu, hingga tertangkap pada Selasa (5/2/2019) lalu sekitar pukul 17.00 Wita, saat sedang berobat di salah satu klinik dokter di kawasan Kota Negara.

"Pengakuannya untuk berobat dan untuk kebutuhan ekonomi," bebernya.

Selain Da Silva, tiga orang tersangka pencurian. Di antaranya, dua orang wanita, yakni Ni Made Putri Martiani (34) warga Banjar Munduk Kendung, Desa Berangbang, Negara, Jembrana dan Nur Riyatin (55) asal Banyuwangi Jawa Timur.

Kemudian, , I Wayan Sumerta (38) warga Banjar Cempaka, Desa Pangyangan, Pekutatan, Jembrana.

Sumerta ditangkap karena mencuri perhiasan dan uang tunai milik Ni Made Tonasih (52) warga Banjar Yeh Kuning, Desa Pekutatan, Pekutatan Jembrana. (*).

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved