Kijang vs Truk di Tabanan, Nyawa Bayi Ini Tak Tertolong, Polisi:Terpental Terbentur Dashboard Mobil

Lakalantas yang melibatkan kendaraan Toyota Kijang Nomor Polisi DK 1168 WG dengan kendaraan Truk Isuzu mengakibatkan anak bayi meninggal

Kijang vs Truk di Tabanan, Nyawa Bayi Ini Tak Tertolong, Polisi:Terpental Terbentur Dashboard Mobil
Dok Polres Tabanan
Kondisi kendaraan Kijang dan truk usai mengalami kecelakaan di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Kutuh, Desa Lalang Linggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Selasa (12/2/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Peristiwa kecelakaan lalulintas di wilayah hukum Polres Tabanan kembali memakan jiwa.

Lakalantas yang melibatkan kendaraan Toyota Kijang Nomor Polisi DK 1168 WG dengan kendaraan Truk Isuzu  mengakibatkan anak bayi meninggal dunia. 

Bayi yang baru berusia dua bulan berinisial FAM tak tertolong lagi saat perjalanan menuju Puskesmas

Baca: Begini Tanggapan Demokrat Bali Terkait Aksi Penganiayaan Viral di Medsos Karena Penurunan Bendera

Selemadeg.

Korban balita yang meninggal adalah anak dari pengemudi Toyota Kijang. 

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Kutuh, Desa Lalang Linggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan.

Kondisi kendaraan kijang dan truck usai mengalami kecelakaan di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Kutuh, Desa Lalang Linggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Selasa (12/2/2019).
Kondisi kendaraan kijang dan truck usai mengalami kecelakaan di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Kutuh, Desa Lalang Linggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Selasa (12/2/2019). (dok Polres Tabanan)

Kasatlantas Tabanan, AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari menuturkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 Wita, Selasa (12/2/2019).

Bermula dari kendaraan Toyota Kijang yang dikemudikan oleh Abdullah Kusni (30) bergerak dari arah barat (Gilimanuk) menuju Denpasar.

Baca: Aksi Main Pukul Gung Balang Dipicu Konflik 3 Bulan Lalu, Polisi: Tak Terima Penurunan Bendera Parpol

Setibanya di TKP, ia bermaksud untuk mendahului sepeda motor dan mengambil haluan terlalu ke kanan hingga melewati marka jalan.

Dan disaat bersamaan, dari arah berlawanan datang kendaraan truk Isuzu tersebut sehingga tabrakan tak bisa terhindarkan.

"Saat itu (peristiwa) kendaraan kijang itu mendahului kendaraan lain namun mengambil haluan terlalu ke kanan," jelas AKP Kalpika.

Kemudian, kata dia, untuk balita berusia 2 bulan yang menjadi korban diduga disebabkan karena sempat terpental dan terbentur dengan dashboard mobil.

"Korban meninggal saat perjalanan menuju puskesmas," ungkapnya. (*) 

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved